Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
22 Halte Transjakarta Rusak, Pram Targetkan Rampung 9 September
Senin, 1 September 2025 14:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Aksi demo yang berujung ricuh akhir pekan lalu meninggalkan jejak pahit bagi transportasi publik Jakarta. Sebanyak 22 halte Transjakarta jadi korban. Enam di antaranya dibakar dan dijarah, sementara 16 lainnya dicorat-coret pelaku vandalisme.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan, perbaikan halte bisa tuntas paling lambat 9 September mendatang. “Sejak Sabtu kita sudah mulai pembersihan. Perbaikan segera dilakukan. Mudah-mudahan baik yang rusak sedang maupun rusak berat bisa selesai tanggal 8 atau 9 September,” tegas Pram, sapaan Pramono, di Balai Kota, Senin (1/9/2025).
Meski halte rusak parah, layanan Transjakarta dan Trans Jabodetabek tetap dikebut normal kembali. “Per 1 September pukul 05.00 pagi, seluruh 14 koridor sudah beroperasi. Ada sedikit hambatan, tapi bisa kita atasi,” tambahnya.
Baca juga : 22 Halte Transjakarta Rusak Akibat Kerusuhan, Perbaikan Selesai 9 September
Sebagai bentuk kompensasi, Pemprov DKI menggratiskan layanan Transjakarta dan MRT sejak 1 hingga 8 September. “Gratis nol rupiah untuk masyarakat. Kita ingin warga tetap bisa beraktivitas tanpa terbebani,” ujar Pram.
Tak hanya soal perbaikan, Pram juga membeberkan nilai kerugian. MRT tercatat mengalami kerusakan Rp 3,3 miliar, Transjakarta Rp 41,6 miliar, dan CCTV serta infrastruktur lain Rp 5,5 miliar. Totalnya mencapai Rp 55 miliar. Plus subsidi transportasi gratis selama sepekan sekitar Rp 18 miliar.
“Dana ini kita pakai dari anggaran kontingensi, dengan pendampingan Kejati,” jelasnya.
Baca juga : Tambah Bus TransJakarta Di TB Simatupang, Pram Ajak Warga Naik Transportasi Umum
Di kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkap sudah 1.240 orang ditangkap terkait kerusuhan. Banyak di antaranya massa dari luar Jakarta. “Kami akan tindak tegas pelaku anarkis dan perusakan. Tapi bagi yang menyampaikan aspirasi secara damai, silakan,” katanya.
Pangdam Jaya Mayjen Deddy Surya menambahkan, mayoritas massa yang terlibat ricuh justru masih pelajar SMA dan STM. “Kita mohon maaf atas ketidaknyamanan beberapa hari ini. Tapi tindakan anarkis pasti akan kita tindak tegas,” ujarnya.
Pram menutup dengan kabar baik: stok pangan di Jakarta aman hingga akhir Oktober. Soal pendidikan, sebanyak 2.829 sekolah diubah jadi pembelajaran daring, 2.439 tetap luring, dan 346 hybrid. “Langkah ini sementara, demi keamanan dan agar proses belajar tetap jalan,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya