BREAKING NEWS
 

Pajang Sisa Kebakaran Di Ruang Tunggu Penumpang

Halte Jaga Jakarta Jadi Alarm Dampak Amarah

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 11 September 2025 06:25 WIB
Bus Transjakarta tiba di halte Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025). (Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Halte bus Transjakarta, Jaga Jakarta, memajang sisa kebakaran akibat kerusuhan di dalam sebuah etalase kaca. Hal ini menjadi alarm alias pengingat untuk masyarakat bahwa amarah memberikan dampak buruk.

Halte yang sebelumnya bernama Senen Sentra itu su­dah berfungsi kembali, bersih dan terang. 

Bus-bus biru berhenti. Orang-orang keluar masuk.

Baca juga : Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Dua Rumah Senilai Rp 6,5 Miliar

Di salah satu sudut, ada etalase dengan kaca bening menyimpan kenangan pahit. Isinya bisa dilihat siapa saja: kipas angin hangus, besi hitam terpuntir, bongkahan beton rapuh.

Barang-barang itu pernah terpanggang api. Sisa amarah yang pernah menyala dalam demonstrasi berujung kerusuhan pada akhir Agustus 2025.

Bukan karena lupa memper­baiki, tapi untuk mengingatkan bahwa halte yang sebelumnya bernama Senen Sentral ini, per­nah dibakar para perusuh.

Baca juga : Penyakit Kronis Garuda Tumpul Di Depan

Setiap mata yang lewat, seperti diajak berhenti sejenak, mena­tap pecahan sejarah yang diawet­kan. Ada pesan tersirat: kota ini bisa hancur dalam sekejap, namun tetap berdiri tegak bila warganya mau menjaga.

Di halte ini, pagi itu, Senin (8/9/2025), Gubernur Jakarta Pramono Anung hadir. Ber­seragam cokelat. Beremblem resmi. Khas Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Orang-orang biasa menyingkat­nya: Pemprov DKI.

Seperti biasa, raut wajah poli­tisi senior PDIP berpanggilan Pak Pram ini tenang. Namun, ada gurat letih, seiring diba­karnya sejumlah fasilitas publik oleh para perusuh di Jakarta.

Adsense

Baca juga : Ikuti Jejak Stainer, Verstappen-Hamilton Merambah Ke MotoGP

Pram berdiri di depan prasasti peresmian. Menatap sejenak ke arah orang-orang yang ber­kumpul. Sejurus kemudian, ia membungkuk, menandatangani nama baru fasilitas publik ini: Halte Jaga Jakarta. Nama Halte Senen Sentral, resmi tinggal kenangan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense