Sebelumnya
Kilatan cahaya kamera menyambar ke arah prasasti, juga Pram. Halte yang rusak, sudah kembali berfungsi, sembari diperbaiki secara bertahap. Namun, puing itu tetap ada-sebagai luka yang tak ditutup, sebuah pesan diam: jangan diulangi.
Rakyat Merdeka mencatat, tiba di lokasi pukul 09.30 WIB, Pram meresmikan pergantian nama Halte Transjakarta Senen Sentral, menjadi Halte Jaga Jakarta.
Pram menyampaikan, perubahan nama ini adalah bagian dari refleksi atas kerusuhan akhir Agustus 2025, sekaligus bentuk pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang. Supaya, semua pihak menjaga Jakarta.
Baca juga : Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Sita Dua Rumah Senilai Rp 6,5 Miliar
“Maka, saya bersama jajaran Balai Kota memutuskan untuk mengubah nama halte ini, menjadi Jaga Jakarta,” tutur mantan Wakil Ketua DPR ini, dalam sambutannya.
Pram pun menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Jakarta, atas kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan selama masa-masa sulit, termasuk bergotong royong membersihkan halte ini setelah kerusuhan.
Sebagai informasi, Halte Jaga Jakarta merupakan salah satu titik transit penting di Jakarta Pusat, dengan volume pengguna yang cukup tinggi setiap harinya.
Baca juga : Penyakit Kronis Garuda Tumpul Di Depan
“Sekitar 10 ribu orang per hari ke sini. Baik yang transit maupun naik langsung bus Transjakarta dari sini,” tutur Pramono, mengutip informasi dari Dirut Transjakarta Welfizon Yuza.
Pada Rabu pagi (10/9/2025), suasana di halte ini sudah seperti biasa. Ramai pada jam orang berangkat kerja. “Nama Jaga Jakarta, sudah pas, supaya tidak ada lagi yang merusak fasilitas publik seperti halte ini,” tutur Sandi Wijaya, pengguna bus Transjakarta.
Bagi Sandi, perusakan halte TransJakarta dan fasilitas publik lainnya, bukan cuma merugikan Pemerintah. “Tapi juga merugikan masyarakat luas, seperti saya, pengguna TransJakarta,” tutupnya. [RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.