RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta fokus mengatasi banjir tahun depan. Selain anggarannya sudah tersedia, musibah banjir masih terjadi di banyak wilayah di Ibu Kota.
Permintaan itu disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta August Hamonangan. Menurutnya, Pemprov DKI harus tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan warga, saat faktor alam kurang bersahabat.
“Tidak bisa lepas tanggung jawab dengan menyalahkan cuaca ekstrem atau bilang Jakarta sudah langganan banjir,” kata Anggota Komisi C DPRD DKI ini, Senin (3/11/2025).
Baca juga : Sempat Kabur, Gubernur Riau Di-OTT KPK Di Kafe
August menilai, Pemprov DKI sedang berada dalam posisi gamang, antara harus menghibur warga atau mengatasi banjir. “Banyak program yang terkesan menghibur warga. Misalnya taman buka 24 jam, Taman Margasatwa juga buka malam. Nanti akan ada hiburan-hiburan untuk warga,” jelasnya.
Padahal, August mengingatkan, tugas utama Pemprov DKI harus sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Yakni, memberikan kenyamanan bagi warga, khususnya dalam menangani banjir. Sebagai anggota DPRD, saya harus mengingatkan,” ucapnya.
August pun mempertanyakan, apa langkah Pemprov DKI untuk mengatasi banjir secara lebih serius pada 2026. Terlebih, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sudah diketok, disertai pinjaman dari Bank Jakarta.
Baca juga : Inter Milan Vs Kairat Almaty, Unjuk Dominasi Si Ular Besar
“Memang, ada pemotongan Dana Bagi Hasil atau DBH dari Pemerintah Pusat. Tapi, saya meminta Pemprov DKI tetap fokus terhadap penanganan banjir,” tandasnya.
Apalagi, menurut August, pinjaman dari Bank Jakarta sebesar Rp 2,2 triliun, sekitar setengahnya untuk membangun polder dan membeli pompa, guna ditempatkan di tujuh titik.
“Rp 1,2 triliun dialokasikan untuk penanganan banjir. Sebagai wakil rakyat, saya menuntut Pemprov DKI fokus penanganan banjir pada 2026,” tegasnya.
Baca juga : 4 Kali Jadi Semifinalis Dan Runner-up, Putri KW Digembleng Tembus 5 Besar Dunia
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Pemprov DKI terus berupaya mengatasi banjir, atau genangan di sejumlah wilayah. Salah satunya, di kawasan Jati Padang, Jakarta Selatan, akibat jebolnya Tanggul Baswedan yang menyebabkan 5 Rukun Tetangga (RT) tergenang air, dengan ketinggian sekitar 40 centimeter (Cm).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.