BREAKING NEWS
 

Ketemu Airlangga, Pramono Usul Revitalisasi Kota Tua Dan RS Sumber Waras Jadi PSN

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Senin, 10 November 2025 15:39 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bertemu dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Pemprov DKI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan dua proyek besar untuk ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni revitalisasi kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit tipe A bertaraf internasional di lahan Sumber Waras, Jakarta Barat.

Usulan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung seusai bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

“Hari ini kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal, yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras. Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” ujar Pramono.

Baca juga : Pramono dan Menkes Budi Bahas Pembangunan RS Internasional Di Eks Sumber Waras

Ia menjelaskan, revitalisasi kawasan Kota Tua akan dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov DKI, PT Danantara, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kolaborasi ini dinilai penting karena sebagian aset di kawasan tersebut merupakan milik pemerintah pusat melalui badan usaha milik negara (BUMN).

“Sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan optimal,” katanya.

Adsense

Dalam program revitalisasi itu, Pemprov DKI akan mengerjakan infrastruktur dasar seperti perbaikan pedestrian, jalan, dan normalisasi sungai yang ditargetkan mulai pada 2026. Sementara itu, aset yang berada di bawah pengelolaan Danantara akan direvitalisasi oleh pemerintah pusat.

Baca juga : Gema Bangsa Jabar Usul Solihin GP Dan Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional

Selain itu, proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2 dengan rute Bundaran HI–Kota Tua juga tengah berjalan dan ditargetkan selesai pada 2029. Dengan terhubungnya jalur MRT, kawasan Kota Tua diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif dan kawasan berorientasi transportasi (Transit Oriented Development/TOD).

“Sampai dengan tahun 2027, pembangunan MRT sudah dilakukan di bawah tanah. Sehingga, renovasi dan penyempurnaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan tahun itu, dan pada 2029 MRT sudah tersambung ke Kota Tua,” jelasnya.

Sementara itu, terkait pembangunan rumah sakit di Sumber Waras, Pramono mengatakan proyek tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 3,6 hektare setelah memperoleh persetujuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga : Sowan Ke KPK, Pramono Konsultasi Ingin Pake Lahan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit

“Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan lokasi yang strategis, kami berharap rumah sakit ini dapat menjadi rujukan utama di Indonesia untuk penanganan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penetapan kedua proyek tersebut sebagai PSN diharapkan dapat mempermudah proses perizinan, pendanaan, dan koordinasi lintas lembaga.

“Spirit usulan ini untuk kepentingan bersama. Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh. Kami akan segera melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan untuk pembangunan Kota Tua dan rumah sakit di Sumber Waras,” tegas Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense