BREAKING NEWS
 

Jadi Anggota Prabu, Siswa SMAN 72 Tegaskan Pentingnya Melawan Bullying Di Sekolah

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 13 November 2025 16:36 WIB
Pengukuhan Pelajar Duta Trantibum (Prabu) Jakarta 2025 di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025). (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suasana haru menyelimuti acara Pengukuhan Pelajar Duta Trantibum (Prabu) Jakarta 2025 di JIEXPO Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2025).

Seorang siswa SMA Negeri 72 Jakarta, Muhammad Akbar, meneteskan air mata di atas panggung saat menceritakan peristiwa ledakan yang terjadi di sekolahnya beberapa hari sebelumnya.

Dalam kesempatan itu, Akbar juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang telah membantu teman-temannya yang menjadi korban.

"Saya turut berduka cita atas teman-teman dan angkatan seperjuangan saya. Dan terima kasih untuk Bapak Gubernur untuk membantu teman-teman saya yang terkena luka dari insiden kemarin,” ujar Akbar dengan suara bergetar di hadapan ratusan peserta dan tamu undangan.

Baca juga : Peringati Hari Pneumonia Sedunia, PDPI Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Peristiwa ledakan terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) saat kegiatan sholat Jumat berlangsung di mushola sekolah. Ledakan tersebut menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Dalam pidatonya, Akbar mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam program Prabu Jakarta didorong oleh keinginannya menjaga sekolah dan mencegah hal-hal buruk terulang kembali.

Adsense

“Saya memilih untuk mengikuti Prabu Jakarta agar saya diberikan tugas untuk menjaga SMA Negeri 72 Jakarta Utara. Dan hal ini juga membuat teman-teman saya yang di rumah sakit bisa menyampaikan doa dan terima kasih kepada Bapak Gubernur,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

Baca juga : Tragedi SMAN 72: Pentingnya Bimbingan Moral dan Spiritualitas di Era Digital

“Saya harap teman-teman dan seluruh siswa dan Bapak Ibu yang ada di sini agar bisa mengerti dan harus tahu bahwa hal tentang bullying itu dan perundungan atau apa pun itu adalah hal yang tidak toleran,” tegas Akbar.

Di sisi lain, Pramono juga memberikan apresiasi kepada para siswa SMAN 72 yang tetap hadir dalam kegiatan Prabu Jakarta meski baru saja mengalami tragedi. Ia menyebut mereka sebagai generasi yang berani bangkit dan menjadi teladan bagi pelajar lain di ibu kota. 

Acara pengukuhan Prabu Jakarta 2025 ini diikuti oleh 1.005 pelajar dari 80 SMA dan SMK negeri di Jakarta.

Menanggapi ucapan Akbar, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menengok para korban ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, di RS Islam Cempaka Putih. Ia memastikan pengobatan seluruh korban ledakan akan ditanggung Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga : OSO Tegaskan Membangun Indonesia Harus Dari Daerah

"Dalam keadaan yang seperti ini pemerintah DKI akan hadir untuk semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit, sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI," kata Pramono di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense