RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Balai Keprajuritan, Jalan Raya Cilandak KKO, Jakarta Selatan.
Kehadiran SPKLU tersebut memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memilih transportasi ramah lingkungan.
Dengan peresmian ini, jumlah SPKLU di wilayah Jakarta mencapai 671 unit yang tersebar di 365 lokasi.
Fasilitas tersebut tersedia dalam berbagai kategori pengisian, mulai dari pengisian lambat (slow charging), pengisian cepat (fast charging), hingga pengisian ultra cepat (ultra fast charging).
Baca juga : Sambut Nataru, PLN Pastikan SPKLU Siap Layani Kendaraan Listrik
SPKLU di Balai Keprajuritan dilengkapi dua konektor arus searah (direct current/DC) berkapasitas 120 kilowatt (kW), sehingga memungkinkan proses pengisian daya kendaraan listrik dilakukan lebih cepat dan efisien.
General Manager PLN UID Jakarta Raya Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, pengembangan SPKLU merupakan langkah nyata PLN dalam mendukung mobilitas ramah lingkungan di ibu kota.
“SPKLU ini kami hadirkan, agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan pengisian daya. Kami ingin memastikan siapa pun yang memilih kendaraan listrik dapat merasakan kemudahan dan kecepatan dalam pengisian,” ujar Andy Adcha.
Andy Adcha menambahkan, pembangunan SPKLU sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung transisi menuju energi bersih.
Baca juga : Resmikan SMPN 1 Banyudono, Wamen Fajar: Perkuat Ekosistem Pendidikan
“Setiap SPKLU yang kami bangun adalah wujud nyata dukungan PLN terhadap gaya hidup ramah lingkungan. Kami percaya, semakin banyak fasilitas yang tersedia, semakin besar pula kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik,” ungkapnya.
Peresmian SPKLU tersebut juga dihadiri Kepala Primer Koperasi TNI Angkatan Laut Marinir (Primkopal Lanmar) Jakarta Letnan Kolonel Marinir Kuswandi.
Ia menilai pembangunan SPKLU tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada desain transisi energi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan.
“Tentunya pembangunan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, seperti pembangunan SPKLU dan infrastruktur pendukung, tetapi juga pada desain transisi energi dari fosil ke energi terbarukan. Kami mendukung penuh program pemerintah dalam hal ini. Kehadiran SPKLU diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik, khususnya di Jakarta Selatan,” kata Kuswandi.
Baca juga : BNPB Pastikan Lokasi Hunian Sementara Aman Dari Potensi Bencana
Menurut Kuswandi, keberadaan SPKLU di lokasi strategis seperti Balai Keprajuritan memberikan dampak positif bagi pengguna kendaraan listrik.
“Lokasi ini sangat mendukung aktivitas masyarakat. Dengan fasilitas pengisian cepat, pengguna kendaraan listrik dapat beraktivitas tanpa khawatir kehabisan daya,” ujarnya.
PLN mengajak masyarakat memanfaatkan SPKLU yang telah tersedia sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas rendah emisi di Jakarta.
Informasi lokasi SPKLU dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile sehingga pengguna dapat dengan mudah menemukan titik pengisian terdekat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.