RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional 2025, Srikandi Jakarta melakukan kegiatan sosial dengan menyambangi Panti Asuhan Tunas Bangsa, Jakarta Timur, Senin (22/12/2025).
Peringatan Hari Ibu di Indonesia memiliki sejarah panjang yang berakar dari Kongres Perempuan Indonesia I tahun 1928 dan ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.
Ketua Srikandi Jakarta, Nena Syafrudin, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa syukur.
Baca juga : Kolaborasi Yayasan IJMI Dan KemenHAM Manusia Perkuat Perlindungan Hak Pekerja
“Hari ini kami datang dan berbagi dengan anak-anak kami di Panti Asuhan Tunas Bangsa Jakarta Timur,” ujar Nena Syafrudin dalam keterangan resmi, Selasa (23/12/2025).
Data DPPAPP DKI Jakarta mencatat 1.917 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025, dengan 53 persen korban merupakan anak di bawah usia 18 tahun.
Selain kekerasan, persoalan stunting balita juga masih ditemukan di Jakarta. Di Jakarta Selatan, tercatat 794 balita mengalami stunting dari 64.213 balita yang ditimbang.
Baca juga : HUT ke-32, Jasaraharja Putera Perkuat Komitmen Perlindungan Berkelanjutan
Melalui aksi sosialnya, Srikandi Jakarta menyambangi Panti Asuhan Tunas Bangsa, yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta. Panti ini berdiri sejak tahun 1985 dan secara khusus mengasuh serta membina anak-anak balita dan anak yatim piatu berusia di bawah 7 tahun.
Berlokasi di Jalan Bina Marga No.79, Cipayung, Jakarta Timur, panti ini juga dikenal sebagai salah satu panti sosial yang menangani adopsi balita.
“Kami concern dengan pengasuhan anak, bisa kita lihat balita-balita di sini merupakan anak-anak terlantar. Hari ini kami berbagi sedikit rejeki kami sebagai wujud syukur dan juga bentuk perhatian kami kepada anak-anak di sini,” lanjutnya.
Baca juga : Srikandi Gulat Sumbang 2 Perak Dan 2 Perunggu
Menurut organisasi ini, peringatan Hari Ibu 2025 harus menjadi momentum aksi nyata, seperti pendampingan keluarga dan orang tua, perluasan layanan perlindungan anak dan perempuan yang responsif, serta kampanye publik untuk menghapus stigma kekerasan di rumah dan sekolah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.