Sebelumnya
Berdasarkan pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pada Minggu (18/1/2026) pagi, sebanyak 13 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Barat kebanjiran dengan ketinggian air 25-40 centimeter (cm).
Kevin mendorong agar Pemprov DKI Jakarta melanjutkan peremajaan dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.
“Saya ingat, waktu banjir tahun lalu ada pompa yang rusak atau tembok kali yang terlalu pendek, sehingga air bisa masuk ke wilayah pemukiman warga,” ucapnya.
Baca juga : Liverpool Belum Menang Di 2026
Dia minta tembok kali yang pendek ditinggikan, pompa-pompa juga disiapkan kembali. Kemudian, tanggul-tanggul juga diperbaiki dan diperbanyak.
Kevin pun meminta agar perangkat-perangkat Pemprov DKI Jakarta, khususnya BPBD mempersiapkan diri untuk menghadapi banjir.
“Jangan sampai masyarakat kembali menderita karena Pemprov DKI tidak siap menghadapi banjir. Segala skenario, persiapan, perlengkapan dan infrastruktur yang diperlukan, harus dipastikan tersedia ketika dibutuhkan,” pungkasnya.
Baca juga : Indonesia Masters 2026, Alwi Akhiri Puasa Gelar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap dilakukan. Menurutnya, tanpa OMC, dampak banjir yang terjadi justru berpotensi lebih parah.
Pramono menjelaskan, OMC menjadi salah satu upaya penting dalam mengendalikan intensitas hujan. Khususnya di tengah cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Terkait anggaran pelaksanaan OMC, Pramono menyampaikan bahwa Pemprov DKI telah mengalokasikan anggaran untuk kebutuhan selama satu bulan penuh. Bahkan, dilakukan pergeseran anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT), guna memastikan operasi tersebut dapat berjalan optimal.
Baca juga : Modifikasi Cuaca Jabodetabek; 6 Pesawat Diterjunkan, 32 Ton Garam Disemai
Menurutnya, keputusan pergeseran anggaran, dilakukan karena pihak yang seharusnya mengurus perizinan OMC sempat ragu, mengingat besarnya kebutuhan anggaran.
“Dia tidak mau, karena takut jumlahnya besar,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
Pramono menegaskan, pengendalian hujan dan penanganan banjir menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta. Khususnya selama satu bulan ke depan hingga setelah perayaan Imlek. “Setiap hari saya kontrol,” tegasnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.