BREAKING NEWS
 

Agar Program Pemprov Sukses & Bukan Cuma Wacana

Pengurus RT & RW Perlu Dilatih Cara Olah Sampah

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Jumat, 29 Mei 2026 06:25 WIB
Petugas memasukkan sampah organik ke mesin pengolah sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. (Foto: Tedy Kroen/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didorong mengambil sejumlah langkah nyata untuk menyukseskan Gerakan Pilah Sampah Dari Rumah. Salah satunya, melatih para pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mengolah sampah.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ali Hakim Lubis menilai, Program Pilah Sampah dari Rumah dapat dijalankan masyarakat dengan maksimal. Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi Pemprov DKI terlebih dahulu. 

Antara lain, Pemprov DKI terlebih dahulu memberikan pelatihan kepada pengurus RT dan RW melalui seluruh Kelurahan, mengenai bagaimana teknis pelaksanaannya. Selanjutnya, pengurus RT/RW melanjutkan pelatihan itu kepada warganya. 

Ali menilai, saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana menjalankan program tersebut. 

Baca juga : Crystal Palace Jawara Liga Konferensi, Kado Perpisahan Glasner

“Agar masyarakat memahaminya, maka Pemprov DKI harus melakukan edukasi yang masif. Jangan sampai program ini sebatas ide, tapi penerapannya tidak maksimal,” kata Ali kepada Rakyat Merdeka, Kamis (28/5/2026). 

Ali juga menyoroti kendala yang dihadapi warga di kawasan permukiman padat untuk menjalankan program ini. “Saya memahami, keterbatasan lahan, membuat warga kesulitan mengolah sampah,” ucap politisi Partai Gerindra ini. 

Untuk mengatasinya, dia meminta Pemprov DKI menyediakan sarana penunjang, supaya masyarakat di permukiman padat, bisa mengolah sampah. 

“Solusinya, Pemprov DKI menyiapkan tempat-tempat sampah, seperti tong dan sejenisnya di rumah-rumah warga, atau menyediakan lahan yang bisa digunakan,” sarannya. 

Baca juga : Gagal Di Singapore Open, Jonatan Alihkan Fokus Ke Istora

Lebih lanjut, Ali menyarankan, Pemprov DKI juga menerapkan reward and punishment agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan. 

Dia mengaku, selama ini terus mendorong Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta agar warga yang aktif ikut mengelola sampah, mendapat perhatian khusus. Dorongan itu disampaikannya dalam rapat-rapat dengan Dinas LH. 

“Misalnya, masyarakat yang ikut ambil bagian dalam pengelolaan sampah, mendapatkan kemudahan program dari Pemprov DKI,” sarannya. 

Menurut Ali, bentuk penghargaan itu, antara lain berupa kemudahan memperoleh Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Pangan, hingga Kartu Jakarta Pintar (KJP). 

Baca juga : Perang Lawan Iran Bikin Stok Amunisi AS Menipis

“Dengan begitu, masyarakat akan lebih termotivasi untuk terlibat aktif dalam pengelolaan sampah di lingkungannya,” ucap Ali. 

Adsense

Sebagai latar belakang, Pemprov DKI Jakarta mencanangkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah pada Minggu (10/5/2026). 

Namun, pengurus Rukun Tetangga (RT) masih belum mengerti betul, bagaimana teknis pelaksanaannya. Mereka masih menunggu instruksi dan pelatihan resmi dari pihak Kelurahan. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense