BREAKING NEWS
 

Jalan Ambles Bikin Lenteng Agung Macet Parah

Jangan Tunggu Rusak Parah, Baru Bertindak

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Kamis, 4 Juni 2026 06:25 WIB
Kendaraan terjebak macet akibat adanya perbaikan jalan ambles di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026). (Foto: Rizki Syahputra/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diharapkan lebih sigap dalam menindaklanjuti laporan warga mengenai kerusakan infrastruktur penting. Sehingga kemacetan parah akibat lambat menangani jalan ambles seperti di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tidak terulang lagi.

Permintaan tersebut di sampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah (DPRD) DKI Jakarta August Hamonangan

Menurut August, warga sudah melaporkan kerusakan itu, sebelum badan jalan ambles pada Kamis (28/5/2026) malam. Namun, tindak lanjut yang dilakukan saat itu hanya perbaikan sementara. 

Dia pun menyayangkan kejadian yang mengakibatkan pengendara di Lenteng Agung harus berhadapan dengan kemacetan sangat panjang. “Padahal, saat itu sedang liburan panjang. Warga ingin berkendara dengan lancar untuk menghabiskan waktu bersama keluarga,” kata August, Senin (1/6/2026). 

Amblesnya Jalan Raya Lenteng Agung arah kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, dan Markas Komando (Mako) Brimob Polri, Kelapa Dua, Jawa Barat, menimbulkan kemacetan panjang pada Jumat (29/5/2026). 

Berdasarkan laporan fotografer Rakyat Merdeka, pada hari itu, ekor kemacetan tersebut hingga ke Tanjung Barat dan sekitarnya, dekat Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Baca juga : Ultras Milan Serang Cardinale

August menilai, respons Pemprov DKI terhadap laporan awal warga, belum maksimal. Kerusakan yang sudah terlihat sejak sehari sebelumnya, seharusnya segera ditangani secara menyeluruh. 

“Kerusakannya sangat parah. Warga sudah melaporkan sehari sebelumnya. Saya heran, kenapa perbaikannya lambat sekali. Seolah-olah tidak ada keseriusan untuk memastikan keselamatan warga yang melintas,” ujarnya. 

Menurutnya, Jalan Raya Lenteng Agung merupakan salah satu jalur strategis yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan. “Karena itu, penanganannya tidak boleh bersifat sementara,” tandas Penasihat Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI ini. 

August pun meminta Pemprov DKI menjadikan insiden ini sebagai pelajaran penting. Setiap laporan kerusakan infrastruktur harus ditindaklanjuti secara cepat dan tuntas, sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar. 

Adsense

“Kalau ada laporan yang masuk, harus segera dicek tingkat kerusakannya dan diperbaiki secara total bila mendesak. Jangan menunggu sampai kerusakannya semakin parah,” tegasnya. 

Dia pun meminta Pemprov DKI mempunyai kecepatan penanganan infrastruktur, seperti di sejumlah negara maju. “Di China dan Jepang, perbaikan seperti ini bisa dilakukan dengan sangat cepat. Jakarta yang ingin menjadi kota global pun harus memiliki standar pelayanan infrastruktur yang baik,” sarannya. 

Baca juga : Rayakan Balapan Ke-1000, McLaren Pakai Livery Spesial Di Monako

Namun, Pemprov DKI Jakarta mengaku telah melakukan penanganan, sejak laporan awal diterima dari masyarakat pada Rabu (27/5/2026) malam. 

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan, tim Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Jagakarsa langsung melakukan pengecekan dan penanganan awal pada Kamis (28/5/2026) pagi. 

Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan, penyebab utama kerusakan berasal dari konstruksi saluran air di bawah badan jalan yang mengalami kerusakan, sehingga tanah di bawah jalan menjadi kopong. 

“Penanganan cepat dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), karena indikasi awal menunjukkan, penyebabnya adalah kerusakan saluran air di bawah badan jalan,” ujar Wenny. 

Dia menjelaskan, setelah dilakukan pemantauan lanjutan, kondisi jalan kembali retak dan ambles, sehingga area langsung diamankan menggunakan water barrier untuk mencegah kecelakaan. 

Pada Kamis malam, kerusakan meluas hingga memakan dua lajur jalan. Penanganan permanen kemudian dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. 

Baca juga : AS Siaga Siber, Trump Intip AI Sebelum Rilis

Kepala Suku Dinas (Sudin) SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, pihaknya mengerahkan alat berat untuk memperbaiki saluran yang rusak. Selain itu, pelat baja dipasang, sebagai akses sementara, agar kendaraan tetap dapat melintas dan kemacetan dapat dikurangi. 

“Perbaikan permanen dilakukan dengan mengganti saluran lama menggunakan box culvert beton. Pekerjaan dilakukan bertahap, agar mobilitas warga tetap terjaga,” katanya. 

Sedangkan Dinas Perhubungan DKI menerapkan rekayasa lalu lintas, guna menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses perbaikan. 

Jalan Raya Lenteng Agung kembali dapat dilalui kendaraan pada Jumat (29/5/2026), sekitar pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB). [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense