RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung,menargetkan Jakarta menjadi kota global yang semakin diminati dan mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia menjelang peringatan usia ke-500 tahun pada 2027.
"Tentunya kami akan mengadakan berbagai kegiatan untuk membuat Jakarta semakin menjadi kota global kota yang digemari, kota yang nyaman, aman," kata Pramono di Monas, Senin (22/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menjelaskan arah pembangunan Jakarta dalam menyongsong lima abad perjalanan ibu kota. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Siapkan Proyek Strategis
Dalam upaya meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat internasional, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memulai sejumlah proyek strategis yang ditujukan untuk memperbaiki konektivitas, ruang publik, serta kualitas hidup warga.
Baca juga : Kemajuan DKI Harus Nyata Dan Dirasakan Masyarakat
Salah satu proyek yang telah dimulai adalah pembangunan pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas yang diharapkan dapat memperkuat integrasi transportasi dan memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.
"Sehingga dengan demikian, beberapa hal yang akan kami lakukan dalam menyambut lima abad di antaranya adalah seperti yang kemarin diketahui rekan-rekan sekalian, kita telah memulai pencanangan pedestrian deck yang ada di Dukuh Atas," katanya.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga tengah melakukan renovasi Taman Semanggi sebagai bagian dari penataan ruang terbuka hijau dan kawasan publik di ibu kota.
"Kita juga sedang merenovasi Taman Semanggi yang mudah-mudahan sebentar lagi akan terlihat," ujar Pramono.
Baca juga : Jakarta Urutan ke-53 Kota Terbaik Dunia 2026
Pramono mengungkapkan, salah satu proyek penting lainnya adalah pembangunan konektivitas bawah tanah di kawasan Bundaran HI yang akan menghubungkan sejumlah pusat aktivitas dan perhotelan dengan jaringan transportasi publik massal.
Proyek tersebut akan menghubungkan sejumlah gedung dan hotel di kawasan Bundaran HI, sekaligus memberikan akses langsung menuju stasiun MRT sehingga memudahkan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.
"Dan juga di Bundaran HI sekarang kita akan hubungkan melalui bawah antara Grand Hyatt, Pullman, Mandarin, dan Kempinski yang kemudian juga langsung masuk ke MRT," tutur Pramono.
Langkah ini dinilai menjadi bagian dari transformasi Jakarta menuju kota modern yang mengedepankan kemudahan akses transportasi publik serta kenyamanan bagi pengguna jalan.
Tidak Hanya Infrastruktur
Baca juga : Prabowo Instruksikan Persiapan Matang bagi Timnas Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030
Meski berbagai pembangunan fisik terus dilakukan, Pramono menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengejar pembangunan infrastruktur semata. Menurutnya, aspek kenyamanan, keamanan, dan kepedulian sosial harus menjadi bagian penting dalam pembangunan kota.
"Maka penanganan-penanganan yang seperti ini akan terus kami lakukan, tapi yang paling penting adalah dalam rangka lima abad ini Jakarta mempersiapkan diri untuk memberikan kenyamanan bagi warganya," ujarnya.
Pramono menyebut dirinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
"Saya dan Pak Wagub tidak semata-mata hanya membangun fisik, tetapi kenyamanan, rasa aman, kepedulian, gotong royong," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.