RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah munculnya tumpukan sampah di kawasan Cakung, Jakarta Timur, yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
"Yang berkaitan dengan tumpukan sampah di Cakung. Kebetulan tumpukan ini di sosmed begitu ramai dan kemarin ketika saya mendapatkan laporan dari masyarakat, saya langsung memerintahkan untuk dibersihkan," kata Pramono di Kawasan Latumenten, Jakarta Barat, dikutip Jumat (3/7/2026).
Pramono menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, Pemprov DKI Jakarta langsung mengerahkan petugas untuk membersihkan lokasi. Ia menyampaikan bahwa proses pembersihan telah selesai dilakukan.
Namun, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan pengelolaan sampah di Jakarta masih membutuhkan perhatian serius, terutama karena kapasitas penampungan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang semakin terbatas.
Baca juga : Dubes Lilla Karsay Rayakan Persahabatan Sambil Pamitan Di Acara Pameran Tekstil
"Dan alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan, tetapi ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa peristiwa yang seperti ini bisa terjadi karena memang problem sampah di Jakarta karena ada pengurangan tampungan di Bantar Gebang," jelas Pramono.
Menurut Pramono, berkurangnya daya tampung di TPST Bantargebang membuat upaya pengelolaan sampah dari hulu menjadi semakin penting. Karena itu, ia menegaskan bahwa program pemilahan sampah harus terus dipercepat agar volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir dapat dikurangi dan pengelolaan sampah di Jakarta menjadi lebih berkelanjutan.
"Ini mengakibatkan pilah sampah menjadi program salah satu yang harus dikejar," katanya.
Selain menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan persoalan di lingkungannya, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta terbuka terhadap berbagai bentuk masukan dari warga.
Baca juga : Elnusa Berdayakan Perempuan Olah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Jual
"Maka dengan demikian, kami menyampaikan terima kasih masukan dari masyarakat dan saya tidak pernah keberatan dengan laporan bentuk apa pun, tetapi kemarin kurang lebih 54 ton sampah berhasil dibersihkan," katanya.
Pramono juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga Jakarta.
"Dan saya meminta untuk masyarakat tidak membuang, sekali lagi tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga bersama Jakarta menjadi lebih rapi, lebih bersih, terutama hal yang berkaitan dengan sampah," tegas Pramono.
Persoalan sampah masih menjadi salah satu fokus utama Pemprov DKI Jakarta, seiring meningkatnya volume sampah harian dan terbatasnya kapasitas tempat pemrosesan akhir.
Baca juga : PLN Indonesia Power Kembangkan Pertanian Sirkular Lewat Cakra Lumaku
"Mari kita jaga bersama Jakarta menjadi lebih rapi, lebih bersih, terutama hal yang berkaitan dengan sampah," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.