Dark/Light Mode

PLN Indonesia Power Kembangkan Pertanian Sirkular Lewat Cakra Lumaku

Selasa, 30 Juni 2026 18:20 WIB
PLN Indonesia Power memberikan pendampingan kepada anggota Kelompok Tani Bina Mandiri dalam penguatan kapasitas pengelolaan pertanian dan peternakan terintegrasi melalui Program Cakra Lumaku sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi sirkular berbasis energi bersih.
PLN Indonesia Power memberikan pendampingan kepada anggota Kelompok Tani Bina Mandiri dalam penguatan kapasitas pengelolaan pertanian dan peternakan terintegrasi melalui Program Cakra Lumaku sebagai bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi sirkular berbasis energi bersih.

RM.id  Rakyat Merdeka - PLN Indonesia Power terus mengembangkan inovasi yang mendukung kinerja berkelanjutan melalui Program Cakra Lumaku (Circular Agriculture Lumbung Pangan Mandiri Karaharjaan Urang).

Program yang dijalankan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Kamojang Unit Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Gunung Salak itu dikembangkan di Desa Pulosari, Kabupaten Sukabumi, dengan mengintegrasikan pertanian dan peternakan berbasis ekonomi sirkular.

Berlandaskan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Program Cakra Lumaku menghubungkan pengelolaan limbah, pemanfaatan energi terbarukan, peningkatan produktivitas pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan kesehatan keluarga.

Program tersebut memanfaatkan potensi Desa Pulosari sebagai kawasan pertanian dan peternakan.

Baca juga : PLN Indonesia Power Tanam Pohon dan Bersihkan Pulau Merak Kecil

Melalui pendampingan berkelanjutan, PLN Indonesia Power menghadirkan berbagai inovasi, antara lain Biogas Power Station, pengembangan pupuk organik BIOS+, bioslurry, vermikompos, Si Kembang sebagai sistem manajemen breeding domba, klinik pertanian, klinik peternakan, dapur sehat posyandu, kelas agen stunting, hingga Raksamala Learning Center sebagai pusat pembelajaran pertanian berkelanjutan.

Implementasi pertanian sirkular itu telah mengolah sekitar 24,4 ton limbah ternak setiap tahun, memperbaiki kualitas lahan seluas 16,48 hektare, mengurangi penggunaan pupuk kimia, serta menghasilkan serapan karbon sekitar 9,6 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e) per tahun melalui pengelolaan limbah dan pemanfaatan energi biogas.

Dari sisi ekonomi, program tersebut meningkatkan rata-rata pendapatan anggota kelompok tani sekitar Rp 2 juta per orang setiap bulan.

Selain itu, biaya pemupukan dapat dihemat sekitar Rp2,5 juta per orang per tahun. Pengembangan usaha pupuk organik, vermikompos, dan kemitraan usaha peternakan juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca juga : Danone Indonesia Dorong Bisnis Berkelanjutan Lewat Asia B Corp Summit

Pada aspek sosial, Program Cakra Lumaku memberikan pendampingan kepada 36 balita melalui intervensi gizi, meningkatkan kapasitas 38 anggota kelompok tani, melatih 50 kader posyandu, memperkuat kapasitas ibu hamil dan agen muda, serta membentuk enam divisi kelompok tani untuk memperkuat tata kelola organisasi masyarakat.

Model pemberdayaan tersebut juga mulai direplikasi di wilayah lain. Keberhasilan program itu tercermin dari nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,59, yang menunjukkan setiap investasi Rp 1 menghasilkan manfaat sosial senilai Rp 1,59.

Program ini juga menghasilkan paten sederhana pupuk organik BIOS+, publikasi ilmiah nasional dan internasional, serta mengembangkan Raksamala Learning Center sebagai pusat pembelajaran pertanian berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan Program Cakra Lumaku menunjukkan bahwa inovasi sosial dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca juga : PLN Indonesia Power Perkuat Ekonomi Sirkular di Pesisir Banten

"Program Cakra Lumaku mencerminkan komitmen PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis energi bersih. Melalui pendekatan tersebut PLN Indonesia Power terus memperkuat kontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempercepat pencapaian target dekarbonisasi nasional," ujar Bernadus.

Program Cakra Lumaku menjadi bagian dari strategi keberlanjutan PLN Indonesia Power dalam mengembangkan inovasi sosial yang selaras dengan prinsip ESG.

Melalui kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan terus mendorong model pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan, transisi energi, dan pembangunan Indonesia yang lebih hijau.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.