RM.id Rakyat Merdeka - Perbaikan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, membuat ruang kendaraan menyempit sehingga menimbulkan kemacetan parah. Dinas Bina Marga DKI diwanti-wanti mengawasi ketat agar penyelesaian pekerjaan sepanjang 345 meter itu, tidak molor alias selesai sesuai target.
Meskipun belum jam pulang kerja, lalu lintas di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mengalami kemacetan pada Jumat (17/7/2026) siang.
Kepadatan kendaraan terjadi akibat perbaikan jalan yang tengah dikerjakan DKI Jakarta.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Wibi Andrino mengingatkan Dinas Bina Marga DKI, agar benar-benar mengawasi proyek ini.
“Supaya selesai sesuai target, akhir September 2026,” tandas Koordinator Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD DKI ini kepada Rakyat Merdeka, Senin (20/7/2026).
Menurut Wibi, perbaikan jalan memang diperlukan. Tapi, jangan sampai masyarakat harus menanggung kemacetan berkepanjangan tidak selesai sesuai target.
Baca juga : Demokrat Kalsel Bakal Gelar Muscab Serentak
“Target akhir September harus dikawal secara ketat. Jangan sampai molor akibat lemahnya perencanaan maupun pengawasan proyek,” ingat politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini.
Wibi pun mengingatkan, selain harus sesuai target, hasil perbaikan Jalan Kebon Sirih, kualitasnya mesti sesuai dengan perencanaan.
Sebagai informasi, pekerjaan yang dimulai sejak 9 Juli 2026 ini, menyebabkan penyempitan ruas jalan, sehingga arus kendaraan melambat.
Pantauan reporter Rakyat Merdeka pada Jumat (17/7/2026) siang, antrean kendaraan mengular sejak mendekati area proyek.
Motor, mobil pribadi, Bus Transjakarta, hingga kendaraan logistik bergerak perlahan saat melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki.
Sebuah ekskavator tampak mengeruk lapisan jalan di lajur tengah Jalan Kebon Sirih. Area proyek dipagari barrier, sehingga ruang bagi kendaraan melintas menjadi lebih sempit. Dari tiga lajur, hanya dua yang dapat dilalui kendaraan.
Baca juga : Argentina Berlagak Preman
Kondisi tersebut memicu perlambatan arus lalu lintas, terutama ketika volume kendaraan meningkat pada jam sibuk. Berpotensi kerap menimbulkan kemacetan parah saat jam berangkat kerja (pagi) dan jam pulang kerja (sore).
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny menjelaskan, proyek bernama Peningkatan Jalan Kebon Sirih ini, masih tahap pertama. “Yaitu, peningkatan jalan di lajur tengah,” jelasnya, Jumat (17/7/2026).
Setelah tahap 1 selesai, pekerjaan akan berlanjut ke tahap kedua. Yaitu, peningkatan jalan di lajur kanan. “Kemudian, dilanjutkan ke tahap ketiga. Yaitu, peningkatan jalan di lajur kiri,” kata Wenny.
Dia menjelaskan, ruas jalan yang diperbaiki sepanjang 345 meter. Mulai dari depan Wisma Penta hingga depan Gedung Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). “Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir September 2026,” tandasnya.
Menurutnya, sebelum pekerjaan dimulai, Dinas Bina Marga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelaku usaha, dan perangkat daerah yang berada di sekitar lokasi proyek pada Senin (6/7/2026). “Langkah ini sebagai bentuk keterbukaan informasi sebelum dimulainya pekerjaan,” ucap Wenny.
Menurutnya, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, sehingga lebih aman, nyaman, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
Baca juga : Paradoks Mbappe: Raja Gol Tanpa Trofi
“Sekaligus mendukung kelancaran mobilitas, meningkatkan kualitas kawasan, serta memberikan manfaat bagi aktivitas sosial dan perekonomian di sekitarnya,” lanjut Wenny.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf Dinas Bina Marga, atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan, selama proyek berlangsung.
Wakil Ketua DPRD DKI Wibi Andrino mengingatkan, koordinasi yang baik antara Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan DKI dan aparat Kepolisian menjadi kunci untuk meminimalkan dampak kemacetan selama proses perbaikan berlangsung.
Untuk mencegah kemacetan yang parah, saran Wibi, Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan DKI dapat berkoordinasi dengan Kepolisian untuk melakukan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas. [RAA/DRS]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.