BREAKING NEWS
 

SMA Labschool Kebayoran Angkat Isu Sosial Remaja Lewat Pementasan Drama Musikal

Reporter & Editor :
MARULA SARDI
Sabtu, 25 Juli 2026 22:08 WIB
Siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran menggelar pertunjukan drama musikal tahunan SKYLITE Musicals 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Siswa-siswi SMA Labschool Kebayoran menggelar pertunjukan drama musikal tahunan Skylite Musicals 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (25/7/2026). Mengangkat tema dilema dan pencarian jati diri Gen Z, pementasan ini diproduksi sepenuhnya oleh siswa secara mandiri selama hampir satu tahun.

Pertunjukan ini menyajikan cerita orisinal yang berfokus pada perjalanan seorang remaja bernama Ardhito. Karakter tersebut dihadapkan pada dilema antara mempertahankan nilai persahabatan sejati atau berkompromi demi diterima dalam kelompok baru yang populer.

Director SKYLITE Musicals 2026, Naomi Aisha Putri, menjelaskan bahwa isu sosial ini sengaja diangkat karena sangat lekat dengan dinamika kehidupan remaja masa kini.

Baca juga : UNJ Dorong Pengembangan UMKM Perempuan Lewat Pemenfaatan AI di Indramayu

"Musikal ini mengangkat tema pencarian jati diri dan bagaimana seseorang berusaha menemukan tempatnya, namun berisiko terjerumus ke dalam lingkungan berdampak negatif. Kami berharap cerita ini terasa dekat dan memberi pengalaman yang bermakna bagi penonton," ujar Naomi.

Konsep Pertunjukan dan Keterlibatan Siswa

Adsense

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pementasan kali ini dikemas secara utuh dengan menghadirkan 16 lagu orisinal yang diiringi langsung oleh live orchestra. Seluruh aspek produksi—mulai dari penulisan naskah, aransemen musik, koreografi, hingga tata visual dan desain kostum—merupakan hasil karya kolaboratif ratusan siswa.

Producer SKYLITE Musicals 2026, Raiqa Adzra Santosa, mengungkapkan bahwa kesuksesan pementasan ini tak lepas dari kerja sama lintas divisi siswa yang mengelola aspek artistik hingga manajemen pendanaan dan pemasaran.

Baca juga : Zulhas Minta Pemda Perbanyak Pasar Murah

"SKYLITE Musicals 2026 bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pengalaman yang dibangun penuh dedikasi oleh siswa selama hampir satu tahun," tutur Raiqa.

Apresiasi dan Pembentukan Karakter

Kepala SMA Labschool Kebayoran Suparno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan kreativitas para siswa. Menurutnya, proyek pertunjukan ini menjadi wadah edukasi holistik yang tidak hanya mengasah bakat seni, tetapi juga memperkuat karakter.

"Kegiatan ini memperkuat nilai-nilai utama sekolah: kolaborasi, disiplin, kreativitas, dan semangat pantang menyerah. Melihat para siswa begitu bertanggung jawab terhadap karya bersama adalah kebanggaan terbesar bagi sekolah," ungkap Suparno.

Baca juga : Astra International Kembangkan Desa Wisata Candi Plaosan Berbasis Budaya

Melalui pementasan SKYLITE Musicals 2026, jajaran penyelenggara berharap pesan moral mengenai pentingnya menjadi diri sendiri dan menjaga integritas dalam persahabatan dapat tersampaikan dengan baik kepada para penonton.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense