RM.id Rakyat Merdeka - Kebakaran melanda rumah tinggal yang berlokasi di dekat lampu merah Jl Kramat, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026). Tepatnya di Jl. Teuku Nyak Arif RT 05 RW 01 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tak jauh dari SMA Negeri 29.
Total 24 unit pemadam kebakaran dan 128 personel telah dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah.
Dalam keterangan yang diterima redaksi, Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasiops Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan Sjukri Bahanan mengatakan, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam kejadian ini.
Baca juga : Diwacanakan Presiden: Pelaku Karhutla=Teroris Ekologi
"Dugaan penyebab adalah korsleting listrik. Luas area terdampak kebakaran mencapai 1.100 meter, dengan 60 kepala keluarga. Total ada 180 jiwa terdampak. Tak ada korban jiwa atau korban luka," jelas Sjukri, Selasa (22/9/2026).
Sjukri memaparkan, informasi mengenai kebakaran tersebut pertama kali diterima Sudin Gulkarmat Jaksel pada pukul 20.31 WIB melalui telepon masyarakat.
Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan kemudian bergerak cepat dengan mengerahkan enam unit pemadam dan 21 personel pada pukul 20.33 WIB. Unit pertama tiba di TKP pukul 20.39 WIB, dan pemadaman dimulai pada pukul 20.41 WIB.
Baca juga : Waspada, Kebakaran Dan Penyakit Mengintai Warga
Api berhasil dilokalisir pada pukul 21.20 WIB.
Awal pendinginan pukul 21.33 WIB.
Kronologis Kejadian
Berdasarkan informasi warga yang bernama Jimmy, Sjukri menyebut api berawal dari warteg dan menjalar ke bengkel ban.
Sementara Atik selaku pemilik warung sebelah TKP, melihat kemunculan api dari sebuah kontrakan yang berada dekat lampu merah. Api tersebut kemudian menjalar ke arah belakang bagian rumah. Warga berusaha memadamkan api menggunakan APAR, namun gagal.
Baca juga : Klasifikasi Polusi Udara Akibat Kebakaran Hutan
"Pak RT Nanang selaku pemilik rumah sedang berjualan. Ada warga yang melaporkan kebakaran di bagian atas kontrakan. Pak RT Nanang kemudian mencoba memadamkan dengan APAR, namun gagal," tutur Sjukri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.