Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gelar Apel, Kapolres Bogor Antisipasi Potensi Gesekan Suporter Persija-Persib
- Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa Hingga Mentawai
- BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
- Tutup KPPD IV, Gubernur Lemhannas: Kepala Daerah Perlu Berwawasan Global
- TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
Padamkan Karhutla, Mayawana Persada Kolab dengan Masyarakat Peduli Api dan BPBD
Sabtu, 12 September 2026 16:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Mayawana Persada mengintensifkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dalam areal konsesi PBPH, Kalimantan Barat. Sejak titik api teridentifikasi di awal Agustus 2026, manajemen perusahaan telah mengerahkan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) serta membentuk posko-posko taktis di 8 titik lokasi.
Sebagian besar titik api di lapangan telah berhasil dilokalisasi. Tim di garis depan saat ini terus menggempur sisa titik api secara intensif tanpa henti menuju target padam 100 persen, di tengah tantangan medan berat, perubahan arah angin, serta keterbatasan debit air.
Dalam proses penanggulangan di tingkat tapak, PT Mayawana Persada tidak berjalan sendiri. Perusahaan bahu-membahu bersama masyarakat melalui pengaktifan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) di desa-desa penyangga seperti Desa Sekucing Kualan, Sekucing Labai, dan Sungai Mata-mata yang telah dibekali pelatihan serta alat pelindung diri (APD) lengkap.
Baca juga : BNPB Laporkan Karhutla Di 4 Daerah, 7,6 Hektare Lahan Terbakar
Sinergi diperkuat bersama instansi lintas sektoral seperti KPH Kayong Utara dan BPBD. Kolaborasi dijalankan dalam working group MATA PANDAWA serta bermitra dengan Yayasan Palung melalui dukungan alat berat (PC 60), tenaga harian pemadam, pembangunan embung dan sekat bakar hingga ke desa luar konsesi yang berbatasan langsung. Posko Solidaritas Rakyat Borneo turut mendapat dukungan operasional lapangan.
Perusahaan menyalurkan perangkat teknis pemadaman spesifik dan paket obat serta logistik ke sejumlah instansi. BPBD Kabupaten Ketapang menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, dan 6 selang pemadam (fire hose). Polres Ketapang menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, dan 6 selang pemadam. UPT KPH Kayong menerima 2 unit mesin pompa, 2 fire jet nozzle, dan 4 selang pemadam. BPBD Kabupaten Kayong Utara menerima 1 unit mesin pompa, 1 fire jet nozzle, dan 2 selang pemadam, sementara dukungan serupa disalurkan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.
Perusahaan mendistribusikan total 23 unit perangkat teknis pemadaman termasuk mesin pompa (tipe Ministrike dan Robin) beserta perlengkapan selang yang disalurkan secara spesifik bersama paket obat dan logistik ke sejumlah instansi. BPBD Kabupaten Ketapang menerima 4 unit mesin pompa, 4 fire jet nozzle, dan 8 selang pemadam (fire hose).
Baca juga : BNPB Tegaskan Anggaran Penanganan Karhutla Tak Dikurangi
Polres Ketapang menerima 4 unit mesin pompa, 4 fire jet nozzle, dan 8 selang pemadam. UPT KPH Kayong menerima 3 unit mesin pompa, 3 fire jet nozzle, dan 6 selang pemadam. BPBD Kabupaten Kayong Utara menerima 2 unit mesin pompa, 2 fire jet nozzle, dan 4 selang pemadam, sementara dukungan serupa disalurkan melalui kemitraan dengan Yayasan Palung dan posko penanganan.
Direktur PT Mayawana Persada Iwan Budiman menyatakan, karhutla tidak mengenal batas administrasi maupun batas wilayah kerja perusahaan. Karena itu, penanganannya juga tidak mungkin dilakukan sendiri-sendiri.
"Mayawana terus mengerahkan personel dan sumber daya yang kami miliki di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah, aparat, KPH, masyarakat, MPA, serta berbagai pihak terkait. Fokus kami saat ini adalah memastikan penanganan terus berjalan hingga titik-titik api dapat dikendalikan dan dilanjutkan dengan pendinginan serta pemantauan untuk mencegah munculnya kembali api,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (12/9/2026).
Baca juga : TNI Perkuat Penanganan Karhutla dan Bencana, Tuai Apresiasi di Medsos
Sebagai komitmen mitigasi jangka panjang, perusahaan secara konsisten mengoptimalkan pengelolaan tata air gambut (water management). Hingga kini, sebanyak 322 sekat kanal (canal blocking), serta 74 titik embung (water points) terus dipelihara dan dipantau guna menjaga kelembapan lahan (rewetting).
PT Mayawana Persada berkomitmen untuk terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkoordinasi secara transparan dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, demi memastikan penanganan karhutla dapat diselesaikan secara tuntas dan berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya