RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan komitmennya untuk segera membenahi jalur Koridor 9 Transjakarta. Langkah tegas ini diambil guna mencegah truk dan kendaraan berat lain yang kerap menyerobot serta memanfaatkan jalur khusus bus tersebut.
"Untuk koridor itu, pasti akan kita lakukan perbaikan supaya truk-truk yang selama ini juga sering memanfaatkan itu tidak bisa melakukan itu," ujar Pramono saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Baca juga : Pemprov DKI, OJK, & Bank Jakarta Perkuat Inklusi Keuangan Lewat Financial Festival 2026
Pembenahan infrastruktur Koridor 9 ini menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta demi meningkatkan ketertiban lalu lintas serta memastikan layanan transportasi publik berjalan steril dan lancar. Kehadiran kendaraan berat di jalur khusus berisiko tinggi menghambat perjalanan bus sekaligus memicu kerusakan fasilitas jalan.
Terkait langkah teknis di lapangan, Pramono menyerahkannya kepada dinas terkait.
Baca juga : Pram Sulap Gedung Hibah Dari KPK Jadi Pos Damkar
"Bahwa nanti ada pemasangan separator dan sebagainya, teknisnya biar dilakukan oleh Perhubungan dan Bina Marga," imbuhnya.
Rencana perbaikan ini mencuat menyusul insiden kecelakaan lalu lintas yang diunggah melalui akun X resmi @TMCPoldaMetro pada Rabu (21/10/2026). Dalam laporan tersebut, sebuah truk dilaporkan menabrak pembatas jalur busway di depan Gedung Polres Metro Jakarta Barat yang lama, Jalan S. Parman arah Semanggi. Petugas kepolisian harus berjibaku mengevakuasi badan truk sekaligus membersihkan puing-puing separator yang rusak agar arus lalu lintas kembali lancar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.