Sebelumnya
Sudah Terlambat
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Zita Anjani menilai, Pemprov DKI terlambat melakukan antisipasi banjir. Buktinya, banjir beberapa kali, tempat pengungsian masih ala kadarnya.
Baca juga : Kapuspen Kemendagri : Keterbukaan Informasi Kunci Sukses Penanganan Covid-19
“Saya nilai terlambat. Tapi saya berharap, apa yang tengah dipersiapkan dapat diimplementasikan dengan baik,” kata Zita kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Selain urusan menerapkan protokol kesehatan di pengungsian, Zita juga mempertanyakan kesiapan menyediakan loker khusus untuk barang berharga agar warga bisa menitipkan dokumen, dan barang berharga lainnya.
Baca juga : Mendagri: Cuti Bersama Jangan Jadi Ajang Penularan Covid-19
Zita meragukan, banjir di Jakarta akan surut dalam kurun waktu enam jam. Sebab, infrastruktur penanganan banjir dinilai belum siap. Program gerebek lumpur bukan solusi utama untuk pencegahan banjir.
“Mau ke bulan, yang pakai roket. Kalau pakai pesawat nggak akan sampai. Sama dengan banjir, nggak cukup dengan gerebek lumpur,” tegasnya. Dia pun menyinggung normalisasi kali dan perkampungan padat penduduk di wilayah lang- ganan banjir. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.