RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelontorkan uang Rp 21 miliar untuk membangun 2.000 septic tank di rumah warga. Sebab, masih ada 7 persen atau sekitar 770.000 ribu warga yang diidentifikasi masih Buang Air Besar (BAB) sembarangan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Yusmada Faizal menyampaikan, subsidi diberikan ke masyarakat melalui Perusahaan Daerah PAL Jaya, Badan Usaha Milik Derah (BUMD) penyedia prasarana pengelolaan air limbah domestik. Subsidi ini diadakan sebagai upaya pemenuhan hak atas sanitasi layak untuk masyarakat.
Baca juga : Bansos Efektif Bikin Warga Mau Divaksin
“Penerima subsidi diprioritaskan pada lokasi yang membutuhkan penanganan segera. Yakni, belum memiliki septic tank atau masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan septic tank tidak kedap,” kata Yusmada di Jakarta, kemarin.
Bantuan septic tank juga diberikan kepada warga yang bermukim di daerah yang terkena rob dengan muka air tanah tinggi. Kemudian, untuk warga yang bermukim di daerah dengan air tanah yang tercemar bakteri E-Coli tinggi, sehingga rentan terkena penyakit diare.
Baca juga : KPK Setor Rp 10 Miliar Uang Pengganti Dan Denda Ke Kas Negara
Kebijakan ini dibuat berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Revitalisasi Tangki Septik Rumah Tangga, dan Perjanjian Kerja Sama PD PAL Jaya dan Dinas SDA tentang Revitalisasi Tangki Septik Rumah Tangga.
Yusmada mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2021, 7 persen warga di Jakarta diidentifikasi masih BAB sembarangan.
Baca juga : Duh, Warga Solo Masih Abaikan PPKM Darurat
Karena itu, kegiatan revitalisasi septic tank rumah tangga ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan layanan sistem setempat. Sekaligus untuk meningkatkan cakupan layanan pengelolaan air limbah di Jakarta. Serta, meningkatkan kesehatan masyarakat melalui perbaikan prasarana sanitasi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.