BREAKING NEWS
 

Penanganan Covid-19 Membaik, 15 Provinsi Turun Kasus, 8 Provinsi Melandai

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 4 Maret 2022 17:02 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan Covid-19 secara nasional terus mengalami perbaikan. Terdapat 15 provinsi yang mengalami penurunan kasus harian dan 8 provinsi yang mengalami pelandaian.

Sebelumnya, pada akhir Februari 2022 diumumkan ada 14 provinsi yang mengalami penurunan kasus dan 7 provinsi yang mengalami pelandaian. Sulawesi Selatan menjadi provinsi terbaru yang mencatat konsistensi penurunan kasus pada Rabu (2/3), ditambah 14 provinsi lainnya yang lebih dahulu masuk fase tersebut akhir Februari lalu. Sedangkan Maluku Utara menjadi provinsi terbaru yang masuk daftar pelandaian kasus bersama dengan 7 provinsi yang masuk fase tersebut beberapa waktu lalu.

Baca juga : Pasien Covid-19 Di Wisma Atlet Kemayoran Turun, Di RSDC Lain Naik

Dengan perbaikan tersebut, hingga Kamis (3/3), tren jumlah pasien dirawat di rumah sakit juga terus mengalami penurunan menjadi 32 persen, turun dari hari sebelumnya yang sempat di posisi 33 persen. Selain itu, rata-rata tujuh hari terakhir, positivity rate nasional mengalami penurunan menjadi 16,3 persen minggu ini dibandingkan minggu sebelumnya yang sempat tercatat di 18,2 persen.

Adsense

“Setelah menunjukkan tren perbaikan yang cukup signifikan di akhir Februari lalu, Pemerintah optimis akan terus mengendalikan pandemi dan berusaha menahan agar laju kasus tidak melonjak lebih tinggi lagi. Terutama agar tidak membebani sistem layanan kesehatan,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, seperti dikutip laman sehatnegeriku.

Baca juga : Kemenkes Catat Kasus Konfirmasi Covid-19 Pada Minggu Turun 7,87 Persen

Pada Kamis (3/3), angka kasus konfirmasi secara nasional kembali bisa ditekan ke angka 37.259, setelah sebelumnya sempat naik ke angka 40.920 (Rabu, 2/3). Kemudian angka kesembuhan pasien juga masih terjaga di level 42.193, sedikit berubah dari hari sebelumnya yang sempat mencapai 42.935. Catatan lainnya, jumlah kematian yang juga kembali bisa ditekan ke angka 232, dari hari sebelumnya yang sempat mencapai 376.

“Upaya paling efektif saat ini untuk mencegah lebih banyak lagi kesakitan dan risiko kematian akibat terinfeksi Covid-19 adalah melalui vaksinasi lengkap diikuti dengan vaksinasi booster. Cakupan vaksinasi lengkap yang luas, ditambah pemberian booster sangat bermanfaat tidak hanya untuk individu tapi komunitas yang luas,” kata Nadia.

Baca juga : Luhut: Kasus Harian Turun, Kasus Rawat Inap Melambat, Kasus Kematian Rendah

Vaksinasi secara ilmiah terbukti mampu menekan risiko terburuk dari infeksi Covid-19. Sementara itu, data-data yang saat ini diteliti Kemenkes menunjukkan 69 persen dari 5.013 pasien Covid-19 yang meninggal, belum mendapat vaksinasi lengkap. Hal ini diperburuk juga oleh kondisi komorbid dan lanjut usia.

“Pemerintah sangat menganjurkan untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan serta melindungi diri melalui vaksinasi terutama bagi lanjut usia dan memiliki komorbid,” tutup Nadia. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense