BREAKING NEWS
 

Doni Monardo Gelar Baksos Operasi Katarak Di Puncak Jaya Papua

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 3 Februari 2023 10:30 WIB
Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD), Letjen TNI Purn Dr HC Doni Monardo, menghadiri kegiatan Bakti Sosial Kitorang Melihat Terang. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
“Pak Doni pula yang menggagas objek wisata Hele’yo ini. Ternyata di sini sangat indah. Minggu depan saya akan ajak staf gowes ke sini. Adakan gathering di sini. Intinya, objek wisata harus menarik. Kodam Cendrawasih yang juga dilibatkan dalam pelaksanaan pembangunannya, akan terus mendukung agar Hele’yo makin banyak dikunjungi wisatawan,” papar Saleh pula.

Mantan Kasdam Jaya itu juga mengatakan, sesuai arahan Panglima TNI, Kodam Cendrawasih akan mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini. “Kami tunggu di kegiatan sosial selanjutnya. Kita bakar batu lagi,” pungkas Saleh, disusul tepuk tangan hadirin.

Kopi Wilhelmina

Baca juga : ATBI Gelar Diskusi Pendelegasian Perizinan Usaha Pertambangan

Sebelum berpamitan, Pj Bupati Puncak Jaya, Tumiran memberikan “oleh-oleh” khas Puncak Jaya, di antaranya kopi. Mendengar “kopi Puncak Jaya”, Doni memecah formalitas acara penyerahan cendera mata. Ia pun membahas soal kopi Puncak Jaya.

Doni menanyakan kepada Tumiran, kapasitas produksi kopi di wilayahnya. Sayang, jumlahnya belum terlalu banyak. Doni pun mendorong Pj Bupati agar menggalakkan penanaman kopi Puncak Jaya. Kopi yang ada di Puncak Jaya disebut sangat bersejarah. Bibitnya diberikan langsung oleh Ratu Belanda Wilhelmina, saat Indonesia masih berada di bawah kekuasaannya.

Pohon kopi yang ada di pegunungan tengah Papua, adalah varietas typika. Varietas pertama yang didatangkan VOC ke Jawa pada abad ke-17. Typika yang nyaris hilang di Pulau Jawa justru banyak ditemukan di Pegunungan Tengah Papua yang beriklim sejuk pada ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Pohon-pohon kopi typika itu dibawa oleh para misionaris dari tanah Jawa.

Baca juga : Hajar Setan Merah, Arsenal Susah Goyah Di Puncak Liga Inggris

“Mungkin perlu peremajaan, karena usianya sudah ratusan tahun. Tapi yang jelas, Papua pernah menjadi penghasil kopi yang produksinya pernah mencapai 970 ton per tahun,” ujar Doni.

Pangdam Saleh Mustafa yang mendengar penuturan Doni kepada Pj Bupati Tukiran pun bergumam lirih, “ilmu baru lagi dari pak Doni Monardo.” 

Roso Daras

Baca juga : Bekuk Getafe, Pedri Bawa Barca Kokoh Di Puncak

Penulis adalah wartawan senior dan penulis buku.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense