RM.id Rakyat Merdeka - Zainul Maarif, satu dari lima Nahdliyin yang menemui Presiden Israel Isaac Herzog beberapa waktu lalu, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), secara tertulis pada 19 Juli 2024.
Pengunduran diri itu disampaikan Zainul, setelah dinyatakan terbukti melanggar etik, dalam sidang Mahkamah Etik Pegawai Unusia pada 17 Juli 2024.
Dalam proses klarifikasi, Zainul Maarif telah mengkonfirmasi beberapa pertanyaan yang diajukan oleh Mahkamah Etik tentang seluruh aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan di Israel. Mulai dari pemberangkatan, kegiatan selama di sana, hingga setelah pulang dari Israel.
Baca juga : Dilantik Presiden, Wapres Harap Wamen Baru Lebih Responsif Hadapi Tantangan Baru
Berikut tiga poin penting yang disimpulkan Mahkamah Etik Pegawai Unusia berdasarkan hasil klarifikasi:
1. Aktivitas Saudara Zainul Maarif ke Israel merupakan undangan pribadi dan tidak memiliki sangkut paut sama sekali dengan Unusia. Namun, yang bersangkutan menggunakan atribut Unusia tanpa meminta dan mendapat persetujuan Pimpinan Unusia.
2. Tindakan dan perbuatan Zainul Maarif ke Israel tidak mewakili sikap Unusia dan justru bertolak belakang. Serta berdampak negatif terhadap Unusia sebagai institusi pendidikan tempat yang bersangkutan bekerja.
Baca juga : PBNU Ke Kadernya Yang Temui Presiden Israel: Mundur Atau Dimundurkan
3. Terlepas bahwa tindakan dan perbuatan yang bersangkutan merupakan bagian dari ekspresi kebebasan berpendapat pribadinya sebagai warga negara. Namun, tindakan dan perbuatan berupa kunjungan, pertemuan-pertemuan, dan mengunggah foto serta video beserta caption di media sosial, menunjukan tidak adanya kepekaan dan sensibilitas terhadap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
"Tindakan tersebut juga dapat dimaknai melegitimasi perbuatan rezim Israel terhadap warga Palestina, yang bertentangan dengan sikap resmi Jam’iyah Nahdlatul Ulama yang mendukung perjuangan warga Palestina," tegas Mahkamah Etik Pegawai Unusia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.