BREAKING NEWS
 

Minta Maaf Tak Penuhi Panggilan KPK

Hasto Siap Datang Minggu Depan

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Minggu, 21 Juli 2024 08:05 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Sabtu (20/7/2024). (Foto: Antara/Narda Margaretha Sinambela)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta maaf lantaran tak bisa penuhi panggilan KPK, Jumat (19/7/2024). Hasto beralasan, ketidakhadirannya itu hanya masalah miskomunikasi. Hasto mengaku siap datang minggu depan, bila KPK memanggilnya lagi.

Permintaan maaf itu, disampaikan Hasto saat menjawab wartawan di sela peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli), di Jakarta, Sabtu (20/7/2024). Kata Hasto, ia tak bisa hadir karena ada urusan di luar kota. Hasto mengaku baru mengetahui surat pemanggilan KPK saat sedang tugas di Jogjakarta.

“Surat dari KPK diterima oleh driver kami, dan kemudian tidak ada laporan. Sehingga, saya tidak tahu,” kata Hasto.

Selain itu, Hasto mengaku sedang mendapat tugas dari partai bertepatan dengan hari pemanggilan tersebut. “Saya sedang ada tugas memimpin rapat persiapan Pilkada,” tegasnya.

Baca juga : Kaesang Kelihatan Lebih Sreg Di Jateng

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menepis keterkaitannya dengan kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hasto mengaku memang sempat bekerja di BUMN sebagai konsultan.

Hasto lantas menegaskan tidak ada kaitan dengan kasus DJKA. Hasto mengaku belum mengubah status di KTP sebagai konsultan.

“Karena dulu saya bekerja di BUMN, ruang lingkupnya ada consulting. Maka, saya tulis konsultan di KTP dan belum diubah sampai sekarang,” jelasnya.

Adsense

Hasto mengatakan, dari informasi yang didapatkannya, panggilan itu dikaitkan dengan Pilpres 2019. Saat itu, Hasto menjadi Sekretaris Tim Pemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Baca juga : Netizen Ributin Pentingnya Dibuat Aturan Main Layangan

Hasto memastikan siap hadir kembali memenuhi panggilan KPK. Kehadiran itu, kata Hasto, sebagai bagian dari komitmen penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Tapi, saya pastikan, saya nggak ada kaitannya dengan persoalan tersebut, karena memang saya ini nggak ada bisnis,” imbuh dia.

KPK sebelumnya memanggil Hasto sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pada Jumat (19/7). KPK mengatakan Hasto telah memberi informasi soal ketidakhadirannya.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menjelaskan, penyidik bakal menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap Hasto. Ditanya kapan, dia belum bisa memastikan waktunya.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Masih Terjaga 5 Persen

Lebih lanjut, Tessa menekankan, perkara ini murni penegakan hukum dan tidak berkaitan dengan urusan politik. Mengingat, sebelumnya Hasto juga pernah diperiksa KPK terkait kasus yang menjerat bekas kader PDIP Harun Masiku.

Ia menegaskan, KPK tidak pernah membidik partai tertentu dalam penyidikan perkara. Sebab, penindakan di lembaga antirasuah hanya menargetkan perbuatan pihak-pihak yang diduga terlibat aktif dalam perbuatan korupsi dan merugikan negara.

Diketahui, Hasto dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) wilayah Jawa Timur.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 21 Juli 2024 dengan judul Minta Maaf Tak Penuhi Panggilan KPK, Hasto Siap Datang Minggu Depan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense