BREAKING NEWS
 

Festival Literasi Digital Ajak Siswa Jaga Keamanan Privasi

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 7 Agustus 2024 08:23 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Literasi digital menjadi bekal bagi generasi muda untuk senantiasa menjaga privasinya. Tidak dapat dipungkiri, perluasan akses teknologi digital dapat mendatangkan ancaman risiko dalam keamanan privasi digital.

"Salah satu aspek penting dari literasi digital adalah kesadaran akan pentingnya privasi digital. Kita harus memahami betapa berharganya data pribadi kita, maka kalian sebagai generasi muda harus lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi di segala jenis platform digital," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau Eko Prasetya dalam Talk Show Festival Literasi Digital Makin Cakap Digital 2024 bertajuk 'Tips dan Trick Menjaga Keamanan Privasi Secara Digital' di SMAN 1 Baubau, Sulawesi Tenggara, dikutip Selasa (6/8/2024).

Tidak hanya sekedar berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi, kata Eko, generasi muda juga harus pandai dalam membuat password yang kuat untuk menghindari ancaman kejahatan digital.

Baca juga : Literasi Digital Bekali Generasi Muda Lindungi Keamanan Privasi Digital

"Kalau kita bikin password biasanya itu kan yang hal-hal yang biasa dekat dengan kita dan kita nyaman. Tapi kenyataannya, keamanan itu berbanding terbalik dengan kenyamanan, jadi kita harus berhati-hati saat membuat password," ujarnya. 

Eko menjelaskan, bahwa ancaman kejahatan digital tidak hanya terjadi dari password yang dibobol. Namun, juga bisa terjadi karena kecerobohan diri sendiri yang kurang bijak dalam menjaga informasi pribadi.

Adsense

"Contoh, ketika belanja online, coba sisihkan waktu 1 menit untuk menghapus data-data penting yang tertera di bungkus paket. Karena kejahatan digital bisa datang dari mana aja dan kapan saja," jelas Eko.

Baca juga : Jelang Liga 1, Ini Evaluasi Persija Dari Laga Piala Presiden 2024

Guru SMAN 1 Kota Baubau Musbartig menambahkan, pemahaman etika digital yang baik dapat menyelamatkan diri dari jenis ancaman yang ada di ruang digital.

"Jadi, kita sebagai pengguna teknologi harus menjaga etika digital untuk melindungi diri dari kerugian yang bisa menimpa kita," kata Musbartig.

Menurutnya, perlu adanya hal-hal yang diperhatikan dalam menjaga etika digital yang baik. Contoh, dengan berhati-hati jika ingin membagikan suatu informasi khususnya yang bersifat privasi.

Baca juga : Gerindra Siap Jaga Kemenangan Pemilu

"Kalau zaman dulu ada istilah mulutmu harimaumu, tapi kalau sekarang adalah jarimu harimaumu. Karena jika kita tidak hati-hati dalam mengetik sesuatu di internet, kita harus terima segala konsekuensinya," ujarnya. 

Untuk diketahui, kegiatan festival literasi digital yang dihadiri 2.414 pelajar SMAN 1 dan SMPN 1 Baubau ini berhasil mengedukasi generasi muda dalam menjaga privasi dan keamanan digital terhadap ekosistem digital yang lebih aman, lebih dapat dipercaya, dan tangguh menghormati hak privasi individu, melindungi informasi sensitif, serta meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense