RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Byond menggelar survei untuk mengetahui kesediaan generasi Z pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hasilnya, mayoritas generasi Z siap pindah, asalkan IKN sudah dilengkapi dengan infrastruktur dan teknologi yang memadai.
CEO dan Co-founder Byond, Zagy Yakana Berian, menjelaskan bahwa generasi Z diprediksi akan mulai bermigrasi ke Nusantara pada rentang waktu 2030 hingga 2034. Dari hasil survei, kata dia, Gen Z masih ingin melihat dulu komitmen Pemerintah dalam melanjutkan pembangunan IKN yang lebih progresif.
"Sebanyak 35 persen generasi Z tertarik pindah saat pembangunan utilitas terintegrasi, kawasan industri, penguatan kota cerdas dan investasi," kata Zagy saat memaparkan temuan Byond Company mengenai persepektif generasi Z terhadap pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), secara virtual, Jumat (9/8/2024).
Baca juga : Hasil Panel Survei Indonesia, Nikson Unggul Di Pilgub Sumut 2024
Dengan demikian, pada tahun tersebut generasi Z sudah menikah dan memiliki keluarga kecil. Karena itu, mereka butuh jaminan untuk memastikan kehidupan yang lebih bahagia.
"Di usia segitu mereka sudah berada di jenjang medium karirnya, dan biasanya mereka membutuhkan fasilitas-fasilitas yang sudah terdevelop," ucap Zagy.
Zagy juga memotret pandangan generasi Z terhadap pilar IKN. Mengingat, pembangunan IKN mengusung tiga prinsip. Yakni kota hutan, kota cerdas, dan kota spons. "Sebanyak 56 persen gen Z menilai IKN adalah kota cerdas, 30 persen kota hutan, dan 14 persen kota spons," ucapnya.
Baca juga : Tanggapi Survei Indikator, Kaesang Akui Kinerja Anies Dan Ahok Di DKI
Penilaian ini selaras dengan kehidupan sehari-hari dari generasi Z. Di mana, generasi Z memiliki perilaku serba instan. Mereka ingin berkegiatan dengan mudah sehingga membutuhkan dukungan teknologi.
"Identitas generasi Z itu kan segala sesuatu dilakukan dengan teknologi, dan IKN mereka anggap sebagai smart city atau kota cerdas," sebut dia.
Selain itu, Byond juga menampung harapan generasi Z terhadap pembangunan proyek IKN. Dijelaskan Zagy, generasi Z berharap kepada Pemerintah agar mengedepankan enam aspek dalam membangun Nusantara. Yakni kota yang unggul dalam saya saing global, net zero carbon emission dan 100 persen renewable energy, penguatan infrastruktur dan kawasan terintegrasi, pembangunan transformasi masal, pembangunan kawasan industri dan keberlanjutan, dan populasi penduduk stabil.
Baca juga : Air Bersih Sudah Masuk, Jokowi Siap Pindah Kantor Ke IKN
"53 persen generasi Z ingin IKN itu sebagai kota dengan energi rendah karbon. Karena tren sekarang sudah ada yang namanya perubahan iklim," pungkas Zagy.
Adapun survei ini dilakukan dengan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Melibatkan 470 responden yang berusia 20-21 tahun dari gender laki-laki dan perempuan. Pengambilan data pada survei dilakukan dalam rentang waktu 3-5 Agustus 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.