RM.id Rakyat Merdeka - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengaku kaget saat menerima undangan untuk menghadiri penganugerahan Bintang Republik Indonesia Utama, di Istana Negara, sore ini, Rabu (14/8).
"Jujur saya agak terkejut saat mendapatkan undangan penganugerahan Bintang Republik Indonesia Utama sore ini," ungkap Luhut dalam postingan Instagramnya hari ini, Rabu (14/8).
Pasalnya, kata Luhut, penghargaan yang diberikan kepada seorang tokoh atau sosok yang berjasa dalam menjaga keutuhan NKRI ini sudah lama tidak dianugerahkan oleh negara.
Luhut kemudian mengisahkan bagaimana perjuangannya selama pandemi Covid-19. Yakni ketika Presiden Jokowi memerintahkannya untuk menyiapkan penanganan PPKM darurat di wilayah Jawa-Bali, saat varian Delta merebak, Juni 2021 lalu.
Baca juga : Keren, Dana Pembatalan Tiket Whoosh Kini Langsung Dikembalikan
"Pesan beliau hanya satu, keselamatan nyawa dan pemulihan ekonomi rakyat harus berjalan beriringan," tulis Luhut.
Luhut mengenang betapa sibuknya hari-hari itu. Setiap hari, panggilan telepon dan pesan singkat dia lakukan dan terima langsung demi mengumpulkan data dan informasi yang akurat dari lapangan.
"Online meeting juga kami lakukan untuk berdiskusi dan mendengar saran dari para ahli juga pakar di bidang terkait," katanya.
Sebagai mantan prajurit korps baret merah, Luhut melihat banyak kesamaan antara penanganan pandemi dan operasi militer. Menurutnya, keberhasilan dalam menghadapi sebuah operasi bergantung pada manajemen yang baik, koordinasi yang efektif, dan delegasi tugas yang tepat.
Baca juga : Denny JA Diskusi 4 Mata Dengan Jokowi, Ini Yang Dibahas
"Bertahap, Bertingkat, dan Berlanjut, itu adalah metode yang kami gunakan dalam merumuskan strategi," ujarnya.
Apalagi, kata Luhut, saat itu negara menghadapi musuh yang tak terlihat. Sehingga menuntut kewaspadaan dan disiplin terhadap sekecil apapun resiko dan peluang yang datang.
"Jika saya ditanya apa kunci dari keberhasilan penanganan pandemi di Indonesia yang juga mendapatkan pengakuan dunia internasional, dengan yakin saya akan menjawab ada dua hal; leadership yang kuat, didukung oleh kekompakan masyarakat dan seluruh komponen bangsa," tegasnya.
Saat menerima penghargaan, Luhut mengaku merasa emosional. Ketika Presiden Jokowi menyematkan lencana tersebut di dada kirinya, ia merasa langsung ingin memeluk istri dan anak-anaknya.
Baca juga : Mantan Pengacara Capres Dirikan Dewan Pergerakan Advokat
"Di balik setiap keputusan yang saya ambil, ada cinta mereka yang menguatkan. Di balik setiap tantangan yang saya hadapi, ada dukungan mereka yang menjadi sumber kekuatan," ungkap Luhut.
Luhut juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Terima kasih telah menjadi anugerah terindah dari Tuhan Yang Maha Esa, yang selalu Papa syukuri dalam doa," katanya penuh haru.
Penganugerahan ini bukan hanya sebuah penghormatan bagi Luhut pribadi, tetapi juga bagi seluruh tim yang bekerja keras selama masa krisis. "Ini adalah penghargaan bagi seluruh tim yang telah bekerja siang malam untuk menghadapi pandemi ini," pungkas Luhut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.