RM.id Rakyat Merdeka - Satuan Tugas Khusus Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Satgassus Tipikor) Polri memantau sejumlah pelaksanaan proyek infrastruktur di Sulawesi. Ditemukan,ada proyek yang dipreteli setelah rampung.
Saat meninjau pembangunan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik Desa Aeng Batu-batu, Galesong Utara, Takalar, Sulawesi Selatan, Satgassus mendapat atap bangunan dan mesin pompa hilang. Kemudian toilet rusak sebelum digunakan serta akses jalan di tutup warga.
"Hal-hal seperti ini menjadi catatan untuk ditindaklanjuti," kata Ketua Tim Satgassus Tipikor Harun Al Rasyid.
Baca juga : Amanda Rawles, Syahdu Dilamar Di Tepi Danau
Mantan Kepala Satgas Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengemukakan, ada beberapa kendala dalam pencegahan korupsi proyek. Namun, dianggapnya, masih relatif kecil.
Harun mengimbau semua pihak agar berupaya mencegah terjadinya korupsi pada pelaksanaan proyek.
Satgassus Tipikor melakukan pemantauan empat proyek bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) serta Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.
Baca juga : Munas Golkar Digelar Besok, Bahlil Berpeluang Terpilih Aklamasi
Pertama, proyek pembangunan RSUD Poso di Desa Maliwuko Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, yang menghabiskan anggaran Rp 80 miliar.
Berikutnya, kegiatan infrastruktur pembangunan Pasar Rakyat Bontorea, Kecamatan Palingga, Kabupaten Gowa, dengan biaya Rp 5,6 miliar.
Ketiga, proyek pembangunan RS Galesong Kabupaten Takalar dengan biaya Rp 91,9 miliar.
Baca juga : Buka Munas IV Hanura, OSO Teguhkan Komitmen Majukan Daerah
Terakhir, proyek pembangunan UMKM Desa Aeng Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, dengan biaya lebih dari Rp 3 miliar.
Saat meninjau proyek RSUD Poso, Satgasus sempat melakukan pertemuan dengan pejabat pembuat komitmen (PPK), Inspektorat, Pelaksana, serta Pengawas Proyek.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.