RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengapresiasi langkah Vatikan yang terus berkomitmen dalam mendukung perdamaian di Palestina dan solusi dua negara, yakni Israel dan Palestina.
Menurut Jokowi, upaya Vatikan ini menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap situasi konflik global yang terus bergejolak.
"Seperti yang kita ketahui bersama, konflik dan perang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Palestina yang telah menelan lebih dari 40.000 korban jiwa," kata Jokowi dalam pertemuan dengan Paus Fransiskus dan Korps Diplomatik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/9).
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Kesiapan Cabor Tarung Derajat Hadapi PON XXI
Jokowi juga menekankan pentingnya semangat perdamaian dan toleransi. Terutama di kawasan Timur Tengah yang saat ini menjadi pusat konflik.
Menurutnya, Indonesia dan Vatikan memiliki visi yang sama dalam menyebarkan perdamaian di tengah dunia yang semakin bergejolak.
"Perang tidak akan menguntungkan siapa pun, perang hanya akan membawa penderitaan dan kesengsaraan masyarakat kecil," tegas Jokowi dilansir ANTARA.
Baca juga : Apresiasi Rencana Kenaikan Anggaran, KPK Nilai Prabowo Serius Berantas Korupsi
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini merupakan yang ketiga kalinya oleh pemimpin tertinggi Gereja Katolik, setelah sebelumnya Paus Paulus VI berkunjung pada tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.
Lawatan Paus Fransiskus kali ini merupakan bagian dari perjalanan apostolik ke Asia Pasifik, yang meliputi empat negara yaitu Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.
Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus Fransiskus dari tanggal 3 hingga 6 September 2024. Perjalanan selama 11 hari di kawasan Asia Pasifik ini merupakan lawatan terpanjang yang dilakukan Paus Fransiskus sejak memimpin Gereja Katolik selama 11 tahun.
Baca juga : Hijaukan Indonesia, Menteri Siti Bangun Persemaian Besar Di Kalsel
Dipilihnya Indonesia sebagai tujuan pertama kunjungan Paus tidak lepas dari populasi umat Katolik di negeri ini yang mencapai 8,5 juta orang dari total 20,5 juta pemeluk Kristen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.