BREAKING NEWS
 

Sidang Kabinet Paripurna Terakhir di IKN

Presiden Minta Maaf, Para Menteri Terharu

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Sabtu, 14 September 2024 08:57 WIB
Suasana Sidang Kabinet Paripurna terakhir, di IKN, Jumat (13/9/2024). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sidang Kabinet Paripurna terakhir yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (13/9/2024), terasa begitu emosional. Presiden Jokowi meminta maaf kepada seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM). Para menteri pun terharu.

Di awal sidang, Jokowi menyapa Wapres KH Ma’ruf Amin, seluruh jajaran menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, dan Jaksa Agung. Jokowi lalu mengumumkan, Sidang Kabinet Paripurna ini adalah yang terakhir di pemerintahannya.

"Ini adalah Sidang Kabinet terakhir dari Kabinet Indonesia Maju," ucap Jokowi, dengan mata menatap seluruh jajaran menterinya. 

Kepala Negara mengucapkan terima kasih kepada para menteri atas kerja keras dan dedikasi dalam membantunya melaksanakan program dan visi-misinya. "Terima kasih yang sebesar-besarnya," ucapnya, penuh rasa bangga. 

Setelah itu, Jokowi bicara mengenai transisi pemerintahan. Sebab, pada 20 Oktober nanti, pemerintahan akan berganti dari dirinya ke Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Baca juga : Jokowi-Prabowo Tak Bisa Diadu Domba

Jokowi meminta seluruh jajaran kabinet untuk segera menuntaskan program-program yang belum terselesaikan. Tujuannya, agar proses transisi pemerintahan berjalan lancar.

"Ini bulan terakhir. Tuntaskan program kerja utama yang sudah dimulai, baik yang berkaitan dengan serapan, yang berkaitan dengan administrasi pertanggungjawaban, maupun kendala-kendala yang belum terselesaikan," titahnya.

Jokowi juga mengingatkan pentingnya dukungan penuh terhadap pemerintahan baru agar program-program unggulan Presiden terpilih bisa segera dijalankan. “Jika diperlukan regulasi baru, jika diperlukan perumusan-perumusan kebijakan yang harus segera dibuatkan, segera dibuat dan segera diselesaikan," pintanya.

Selain itu, Jokowi mengingatkan kabinet untuk tetap menjaga stabilitas dan situasi kondusif di tengah masyarakat. Hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi. "Pastikan jangan sampai ada riak-riak gejolak sampai pemerintahan berikutnya terbentuk," pesannya.

Adsense

Di akhir pengantarnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran kabinet. Ia memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

Baca juga : KPK Anak Kandung Reformasi, Bukan Anak Kandung Megawati

"Saya juga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam 10 tahun ini ada hal-hal yang dirasa kurang berkenan dalam berinteraksi, dan ada hal-hal yang kurang maksimal," tuturnya.

Selepas sidang kabinet, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan suasana dalam sidang kabinet paripurna tersebut. Kata dia, suasana haru sangat terasa saat Jokowi meminta maaf kepada para menteri. 

Karena terharu dengan permintaan maaf Jokowi, para menteri serentak tepuk tangan. “Kita semua tepuk tangan," ucap Luhut.

Dalam sidang ini, kata Luhut, Jokowi juga memberikan kesempatan ke Prabowo untuk menyampaikan paparan. Sepanjang Prabowo menyampaikan paparan, para peserta sidang kabinet juga tepuk tangan. 

“Kita semua tepuk tangan. Terus dia (Prabowo) terharu,” ucapnya.

Baca juga : Demokrat Jamin Punya Stok Kader Profesional

Dalam paparan itu, kata Luhut, Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi dan para menteri yang sudah membantunya selama ini. Kata Luhut, Prabowo merasakan betul kesuksesan Jokowi memimpin Indonesia selama 10 tahun. Atas hal ini, Prabowo bakal melanjutkan program-program Jokowi.

"Dia akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Pak Jokowi," ucap Luhut. 

Sementara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi menyebut, transisi pemerintahan pada akhir masa jabatan Presiden Jokowi sebagai yang paling sukses dalam sejarah Indonesia.

“Ini transisi pemerintahan terbaik, mulus. Rakyat pun mendukung penuh Prabowo-Gibran yang segera akan memerintah sebagai pelanjut Pak Jokowi,” ucap Budi Arie.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense