BREAKING NEWS
 

Dikecam Banyak Kalangan

Aksi Pembubaran Diskusi Jangan Sampai Terjadi Lagi

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 1 Oktober 2024 07:25 WIB
Tangkapan layar video aksi pembubaran diskusi yang terjadi di Jakarta, Sabtu (28/9/2024). (Foto: ANTARA/Walda Marison)

 Sebelumnya 
“Kita harus bersatu melawan intimidasi dan untuk memper­juangkan kebebasan berbicara. Dengan melindungi hak-hak ini, kita sedang memperjuangkan masa depan Indonesia yang lebih baik dan lebih demokratis,” cetusnya.

Terpisah, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan, Polri mengecam aksi pembuba­ran paksa diskusi yang diseleng­garakan FTA di Kemang.

Menurut dia, Polri telah melakukan penyelidikan secara cepat dan sudah menangkap para tersangka pembubaran diskusi tersebut.

Baca juga : Kaesang Turun Gunung Menangkan Duet Arfi-Yena

“Penangkapan itu tindak lanjut dari instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk menindak tegas premanisme. Kapolri juga telah menginstruk­sikan kepada seluruh jajaran menindak tegas, serta tidak men­tolerir segala bentuk tindakan premanisme dan anarkis yang dilakukan oleh kelompok ma­syarakat mana pun dan dengan alasan apa pun,” tegasnya.

Sementara, Wakapolda Metro Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menambahkan, pihaknya telah menetapkan 5 orang tersangka pembubaran diskusi di Kemang.

Di media sosial X, pembuba­ran paksa acara diskusi yang di­helat FTA juga mendapat sorotan netizen. Mereka menyesalkan adanya tindakan premanisme.

Baca juga : Publikasi Ilmiah Diperpanjang, Pendaftaran Paten Dipermudah

“Dikskusi saja tidak boleh. Primitif kali bah. Usut pelaku dan otak pembubarannya,” tulis akun @miftahhulD1.

“Kacau kalau forum tukar pikiran dan tanya jawab saja dibubarkan oleh preman. Seharusnya kepolisian itu bi­sa bantu menjaga keaman­an diskusi,” timpal akun @Rsssudiaaakb4ar.

Akun @hunepp meniliai, fo­rum diskusi baik berizin mau­pun tidak berizin, harusnya mendapat perlakuan yang sama, yakni dilindungi dari segala ancaman. Kecuali rapat untuk makar.

Baca juga : LRT Di Rawamangun Uji Coba Jalur Kereta

“Tema diskusinya jelas. Tokoh-tokoh yang hadir juga kompeten. Kok bisa-bisanya dibubarin preman. Memangnya mau bahas soal makar?” kat­anya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 1 Oktober 2024 dengan judul Dikecam Banyak Kalangan, Aksi Pembubaran Diskusi Jangan Sampai Terjadi Lagi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense