BREAKING NEWS
 

Soal Jatah Menteri, Parpol Berdoa Dapat Lebih Banyak

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Kamis, 3 Oktober 2024 08:26 WIB
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilpres. (Foto: Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Urusan menteri, parpol-parpol di Koalisi Indonesia Maju (KIM) menyerahkan sepenuhnya ke Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Mereka pasrah, tapi berdoa semoga bisa dapat jatah lebih banyak. 

Partai Golkar misalnya. Sebagai partai dengan kursi DPR terbanyak di dalam koalisi, berharap bisa banyak menempatkan kadernya di kabinet Prabowo-Gibran. Minimal, 5.

"Kami nggak tahu Pak Prabowo maunya berapa, tapi doa saya, mudah-mudahan bisa lebih (lima). Supaya Partai Golkar bisa berkontribusi secara riil kepada masyarakat," ujar Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji di Komplek Parlemen, Jakarta,  Rabu (2/10/2024).

Saat ini, lanjut Sarmuji, Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia terus menjalin komunikasi dengan Prabowo mengenai jatah menteri. Dia menyerahkan keputusan kepada Prabowo.

"Kami tidak bisa mendahului keputusan Pak Prabowo," tegasnya. 

Baca juga : Dimaafkan Usai Chat Mesum Pacar Nabila

Kendati demikian, Sarmuji menegaskan, partainya telah mengidentifikasi kader-kader terbaik yang diusulkan untuk menjadi menteri. "Urusan siapa nanti yang masuk, kita serahkan kepada Pak Prabowo," imbuh dia.

Hal senada juga disampaikan PAN. Partai yang dikomandoi Zulkifli Hasan itu, berharap bisa banyak menempatkan kader terbaiknya untuk membantu pemerintahan Prabowo-Gibran di kabinet. Namun, berapa jumlahnya, PAN manut dengan keputusan Prabowo. 

"Nah, itu nggak tahu. Itu kan Pak Prabowo. Kami juga berdoa nih supaya kader banyak jadi menteri," ujar Ketua DPD PAN Saleh Partaonan Daulay.

Adsense

Ia juga menanggapi soal peluang Zulkifli Hasan bakal menjadi menteri koordinator. Saleh mengaku, belum bisa memastikan kebenaran informasi tersebut. 

Harapan selanjutnya dari PKB. Ketua DPP PKB, Daniel Johan menyerahkan sepenuhnya ke Prabowo. Dia percaya, Prabowo akan bijak menunjuk siapa kader PKB yang dianggap layak masuk kabinet. 

Baca juga : Puan Ketua DPR, Muzani Ketua MPR: Banteng-Garuda Berjaya di Senayan

"Intinya, PKB siap full mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo agar sukses, agar kehidupan rakyat  jauh semakin baik," kata Daniel.

Sekjen PKB Hasanuddin Wahid juga tak bisa memastikan, apakah Muhaimin Iskandar selaku atasannya di partai, bakal masuk kabinet. Mengingat saat ini, bos PKB itu, sedang tidak memegang jabatan publik.

"Terserah Pak Prabowo. Kan prerogatif presiden," tegas Hasanuddin.

Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menganggap wajar parpol berharap dapat jatah menteri lebih di kabinet. Namun, lanjut dia, keputusan akhir ada di tangan Prabowo yang memegang hak prerogatif untuk mengusung struktur kabinetnya. 

"Beliau tahu persis yang terbaik bagi kepentingan bersama, kepentingan rakyat, bangsa, dan negara," terang Dahnil, saat dihubungi Rakyat Merdeka, Rabu (2/10/2024) malam.

Baca juga : Dirilis BPS, Harga Beras Makin Mahal Tuh..

Saat ini, Prabowo dan tim masih melakukan finalisasi nomenklatur kabinet. Sambil mempertimbangkan siapa yang tepat mengisi jabatan menteri. "The right men/women in the right place," cetus Dahnil.

Daniel mengaku, tidak mengetahui persis terkait jumlah menteri yang bakal didapat masing-masing parpol pendukung. "Saya tidak berani menjawab terkait dengan hak prerogratif Presiden terpilih. Yang jelas, Pak Prabowo mempertimbangkan kepantasan dan kelayakan," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense