BREAKING NEWS
 

Penyidikan Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim

KPK Sita Tujuh Mobil Dan Uang Rp 1 Miliar

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : RIFFMY
Minggu, 6 Oktober 2024 06:10 WIB
Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Polisi Asep Guntur Rahayu. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Jawa Timur. Penggeledahan ini terkait penyidikan kasus korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) tahun 2019-2022.

Upaya pengumpulan bukti korupsi telah dilakukan sejak awal pekan ini. “Tim sedang adadi Jawa Timur melakukan beberapa kegiatan,” kata Direktur Penyidikan KPK Brigadir Jenderal Polisi Asep Guntur Rahayu.

Tim penyidik telah menyita sejumlah uang, kendaraan, dan barang bukti lainnya yang di­duga terkait perkara.

Baca juga : BUMN Berperan Penting Saat & Pasca Covid

Di Bangkalan, Madura, peny­idik menyita tujuh mobil. Berikut rinciannya, Mitsubishi Pajero Dakar 2022 warna hitam L 888 BY, Toyota Innova Venturer 2022 warna putih L 1281 GH), Toyota Hikix 2017 warna oranye tanpa nopol di bagian belakang, Honda CRV 2022 warna hitam M 788 LS.

Kemudian, Toyota Alphard Tipe G 2018 warna hitam L 988 MA, Toyota Avanza Tipe G warna putih (L 1761 WV), dan Minibus warna merah kombinasi putih M 7006 HB. Mobil-mobil ini dititipkan di kantor kepoli­sian resor setempat.

Sementara uang yang disita mencapai Rp 1 miliar. Namun, KPK tak mengungkapkan, siapa pemilik mobil dan uang yang disita itu.

Baca juga : Anggota DPR Baru Akan Terima Tunjangan Rumah

Asep mengemukakan, modus korupsi dana hibah untuk pok­mas. Dana hibah itu, digunakan untuk membiayai sejumlah proyek. Salah satunya pembangunan jalan.

Proyek dipecah agar nilainya menjadi di bawah Rp 200 juta. Langkah ini untuk menghindari tender. Proyek di bawah Rp 200 juta boleh dilakukan penunju­kan langsung.

Asep mengemukakan, dana hibah yang dikucurkan mencapai triliunan rupiah. Dana disalurkan lewat pokok pikiran (pokir) DPRD Provinsi Jawa Timur.

Baca juga : 3 Kader Banteng Diisukan Masuk Kabinet, Dasco Ngaku Tidak Tahu

“Sekitar 120 anggota DPRD Jatim masing-masing dapat. Itu untuk ke daerah masing-masing pokir. Hanya memang konsentrasi untuk pokir dana hibah ini kebanyakan sebarannya di Madura,” ungkapnya

Pemeriksaan para saksi pu­luhan ketua pokmas, anggota maupun mantan anggota DPRD Jawa Timur, terus dilakukan. Pemeriksaan dilakukan di kantor kepolisian setempat.

Adsense

“Kami upayakan untuk pang­gilan di sini (Gedung Merah Putih KPK) untuk beberapa termasuk ketua ya,” kata Asep.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense