BREAKING NEWS
 

IFG Life Genjot Literasi Keuangan Lewat Festival Di Bengkulu

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Rabu, 9 Oktober 2024 16:25 WIB
Ilustrasi gedung IFG. Foto: Instagram/ifg.life

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) ikut serta dalam Festival Literasi Finansial di Bengkulu, sebagai wujud komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia dengan.

Acara yang digelar pekan pertama Oktober 2024 ini merupakan kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bisnis Indonesia, serta komunitas akademis untuk mendorong pemahaman keuangan, terutama di kalangan generasi muda.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi mengungkapkan bahwa meskipun indeks literasi dan inklusi keuangan menunjukkan peningkatan, ia melihat masih ada kesenjangan antara keduanya.

“Inklusi keuangan selalu lebih tinggi dari literasi. Masyarakat sudah memiliki produk keuangan, tetapi pemahamannya masih perlu ditingkatkan agar lebih paham dengan produk yang dimiliki,” kata Gatot dalam keterangannya, Rabu (9/10).

Mengacu pada data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), indeks literasi keuangan Indonesia pada 2024 tercatat 65,43 persen, sementara inklusi keuangan mencapai 75,02 persen. 

Baca juga : Menteri Ani Dorong Kesadaran APBN Sejak Usia Dini

Kondisi ini menjadi tantangan bagi IFG Life untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat. 

"Kami terus berperan aktif, termasuk melalui acara seperti Festival Literasi Finansial di Bengkulu, yang melibatkan akademisi dan komunitas lokal," tambah Gatot.

Festival ini, terangnya menjadi sangat relevan bagi Bengkulu, mengingat tingkat literasi keuangan di daerah ini masih di bawah rata-rata nasional, yakni 30,39 persen. Selain itu, banyak kasus investasi dan pinjaman online ilegal yang merugikan masyarakat setempat. 

Adsense

Gatot menilai, acara ini penting untuk memberikan edukasi dan melindungi masyarakat dari jebakan keuangan yang tidak sehat.

"Banyak kasus keuangan terjadi karena kurangnya literasi keuangan," imbuhnya.

Baca juga : Bank bjb Genjot Literasi Dan Inklusi Keuangan Di FinExpo 2024 Balikpapan

Ia menyebutkan, kasus keuangan Ini mencakup seperti, kurang bijaknya dalam pengelolaan keuangan. Sehingga mudah tergiur tawaran-tawaran menggiurkan tanpa menelaahnya dengan lebih seksama. Atau tidak bisa memilah antara mana keinginan dan mana kebutuhan keuangan. 

Oleh karena itu, IFG Life dan pelaku industri lainnya, kata Gatot perlu berkolaborasi dalam meningkatkan literasi di seluruh Indonesia.

Selain festival ini, sepanjang 2024 IFG Life telah menggelar berbagai kegiatan literasi di berbagai kota, baik secara online maupun offline. 

“Diskusi pengelolaan keuangan dengan generasi Z dan milenial, diskusi pengelolaan dan proteksi keuangan dengan para ibu di Jakarta, Semarang, Bandung, dan kota lain; edukasi keuangan untuk para pelaku UMKM," paparnya.

Gatot juga bilang, kolaborasi dan literasi keuangan turut menggandeng Badan Pengelola Geopark Rinjani, sekaligus CSR kepada sekolah-sekolah di Bogor, edukasi kesehatan dan keuangan LifeTalk.

Baca juga : KI Pusat Kaji Integrasi Perlindungan Data Dan Keterbukaan Informasi Di Kanada

Ia berharap, melalui inisiatif yang berkelanjutan, literasi keuangan di Indonesia akan terus meningkat, sehingga masyarakat memiliki bekal informasi yang cukup untuk membuat keputusan keuangan yang tepat. 

"Sehingga mereka memiliki bekal informasi yang cukup untuk membuat keputusan keuangan yang tidak merugikan," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense