RM.id Rakyat Merdeka - Para calon menteri kabinet Presiden terpilih, Prabowo Subianto, ditatar selama seharian di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (16/10/2024). Mereka dibekali langsung oleh Prabowo mengenai isu geopolitik sampai antikorupsi.
Pembekalan ini, dilakukan dari pukul 8.00 sampai pukul 19.00. Prabowo ditemani Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka.
Sebagian para calon menteri datang lebih awal. Mereka sudah tiba sejak pukul 6.30 pagi. Mereka antara lain Erick Thohir (Menteri BUMN), Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian), Budi Arie Setiadi (Menteri Komunikasi dan Informatika), Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Agus Harimurti Yudhoyono (Menteri ATR/Kepala BPN), Rosan Roeslani (Menteri Investasi/Kepala BKPM), Supratman Andi Agtas (Menkumham), Yusril Ihza Mahendra (Pakar hukum), Saifullah Yusuf (Menteri Sosial), Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan), Sakti Wahyu Trenggono (Menteri Kelautan dan Perikanan).
Menjelang pukul 8.00, giliran Budi Gunawan (Kepala BIN) yang tiba di Hambalang. Lalu, sekitar pukul 8.50 Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri) tiba di Hambalang dengan menggunakan mobil berplat nomor RI 21. Total ada 59 calon menteri yang hadir dalam pembekalan itu. Mereka semuanya mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam.
Baca juga : Kominfo Gandeng TikTok
Dalam pembekalan itu, hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kapolri datang dengan pakaian dinas. Sedangkan Panglima dan Jaksa Agung mengenakan kemeja putih lengan panjang.
Suasana pembekalan berlangsung serius, tapi santai. Dalam sebuah video yang diterima kalangan wartawan, Prabowo dan Gibran menyambut langsung kedatangan para calon menteri, di ruang yang mirip dengan perpustakaan yang ada di Padepokan Garuda Yaksa. Prabowo dan Gibran mengenakan pakaian yang sama dengan para calon menteri. Keduanya menyalami satu per satu calon menteri yang datang, lalu bertegur sapa.
Acara pembekalan berlangsung selama dua hari. Hari pertama, Rabu (16/10/2024), pesertanya adalah para calon menteri. Hari kedua, Kamis (17/10/2024), pesertanya adalah para calon wakil menteri dan para calon kepala badan/lembaga.
Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, merinci agenda pembekalan tersebut. Kata dia, pada pukul 8.00, Prabowo terlebih dulu menyampaikan kata sambutan. Kemudian ada acara pengenalan yang berlangsung dari pada pukul 09.15 sampai 10.30.
Baca juga : Perlu Persatuan, Tantangan Bangsa Ke Depan Makin Berat
“Pukul 10.30 materi geopolitik. Kemudian, lanjut 13.30, materi kesuksesan sebuah negara, dan pukul 16.00 soal gross domestic product (GDP)," kata Dahnil, dalam keterangannya, Rabu (16/10/2024).
Untuk hari kedua, pembekalan dimulai pukul 09.00. Materinya lebih kompleks. Karena ada empat, ditambah kesimpulan. "Pukul 09.00, artificial intelligence (kecerdasan buatan)," terang Dahnil.
Lalu, pukul 11.00 ada materi tentang komunikasi. Sejam kemudian, materi tentang lapangan kerja masa depan. "Antikorupsi di pukul 14.00. Setelah itu, ada kesimpulan di pukul 16.00," papar Dahnil.
Untuk penataran hari pertama, para calon menteri mulai keluar Padepokan Garuda Yaksa sekitar pukul 19.20. Supratman Andi Agtas membeberkan isi dari pembekalan yang diberikan Prabowo-Gibran. Kata politisi Partai Gerindra ini, dalam pembekalan itu juga disinggung cara melaksanakan kemandirian maupun ketahanan pangan. "Kemudian (kemandirian dan ketahanan) energi dan air," terangnya.
Baca juga : Gawat, Jawa Barat Darurat Netralitas ASN Dan Kades
Mengenai antikorupsi, Prabowo meminta para calon menteri tak macam-macam dengan uang rakyat. Prabowo tak ingin ada uang APBN yang dicuri. "Beliau meminta kepada kami untuk tidak coba-coba memanfaatkan APBN untuk kepentingan diri sendiri," jelas Supratman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.