Sebelumnya
Munurut dia, kehadiran rusun itu akan menunjang proses pemindahan ASN dan pembangunan ekosistem di IKN.
“Secara target, jumlah ini turun dari target awal, sebanyak 21 rusun. Turunnya jumlah disebabkan pemberhentian pengerjaan pembangunan karena beberapa hal, seperti faktor cuaca,” ucapnya.
Namun begitu, Iwan memastikan, penyelesaian pengerjaan 16 rusun akan berjalan sesuai jadwal.
Baca juga : Gawat, Jabar Darurat Netralitas PNS Dan Kades
“Saat ini, yang sudah benar-benar siap, yang kemarin digunakan, sudah 13 (rusun). Itu sudah full furnish,” jelasnya.
Iwan menambahkan, setiap tower dalam rusun itu juga akan dilengkapi dengan minimarket, serta berbagai penunjang kebutuhan lainnya. Dengan begitu, ekosistem kerja dan kehidupan sehari-hari dapat terbentuk, sekaligus memberikan kemudahan dan kenyamanan.
“Makanya, yang pertama kita siapkan minimarket. Kemudian, cafe hingga kantor pos. Walaupun cuma menginap (misalnya) peringatan HUT RI, kan semua orang tenang. Mau nyari makan-minum ada, pakaian ketinggalan (di minimarket) ada,” tuturnya.
Baca juga : DPR Usul Sidak Rutin, Awasi Kinerja Petugas
Di media sosial X, rencana pemindahan ASN ke IKN juga ramai diperbincangkan netizen. Pemindahan itu akan mempercepat pembentukan ekosistem di IKN.
“Kalau ASN pindah ke IKN, ya pindah aja. Kan sudah sesuai sumpah jabatan mereka. Tapi, tolong ya, yang dipindah ke IKN bukan ASN yang mau pensiun. Itu namanya ngakalin sistem, biar ASN dari generasi milenial dan gen Z nggak pindah,” kata akun @raaawits33tan.
“Sebagai istri dari seorang ASN di salah satu kementerian, saya sih nggak masalah ikut suami ke IKN. Persoalannya, sampai sekarang belum ada informasi tentang nama-nama ASN yang akan dipindah. Kami kan butuh persiapan Pak/Bu. Coba dong lebih transparan lagi soal siapa saja yang akan dipindah,” tulis akun @momynya4de.
Baca juga : Top, Realisasi Investasi Capai Rp 9.117,4 Triliun
Akun @dingklikmeraaah memiliki pendapat berbeda. Dia mengaku ragu dengan jadwal pemindahan ASN ke IKN, karena adanya peralihan kepemimpinan pada 20 Oktober nanti.
“Yakin nih, Januari nanti para ASN bakal mulai dipindah dan membangun ekosistem di IKN? Yang kemarin-kemarin saja diundur terus. Selain itu, kita juga belum tahu bagaimana kebijakan Pak Prabowo soal IKN,” cuitnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 17 Oktober 2024 dengan judul Permudah Pemindahan ASN, Otorita IKN Bikin Fitur Aplikasi Iknow
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.