RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Majelis Roiyah Indonesia (MRI) Gus Farkhan Evendi bersama sejumlah ulama asal Jawa Timur dan Banten melakukan silaturahmi ke Universitas Pertahanan (Unhan).
Rombongan Gus Farkhan diterima oleh Brigadir Jendral Rahmad Setiawibawa, Dekan Fakultas Keamanan Nasional yang didampingi Kaprodi Keamanan Laut Kolonel Laut Panji Soewarno.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan memperkokoh langkah-langkah yang sejalan dengan tujuan didirikannya MRI, yaitu membangun harmonisasi antara ulama, umara, dan rakyat.
Brigjend Rahmat pada kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan tersebut.
Baca juga : Legislator Ingatkan Pemerintah Jamin Kelancaran Dan Kenyamanan Nataru
"Terima kasih Gus Farkhan, Habib Ahmad dan yang lainnya atas kunjunganya. Semoga silaturahmi ini bisa dijaga, saling menguatkan. Saling support untuk kepentingan perdamaian dan pertahanan nasional kita. Saya doakan Gus farkhan bisa berkhidmat untuk negara," kata Brigjen Rahmat.
Dalam pertemuan ini, Gus Farkhan menekankan pentingnya kolaborasi. "Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman. Untuk membangun bangsa yang maju dan damai, kita perlu bersatu dan saling mendukung, terutama antara ulama dan Pemerintah," sambung Gus Farkhan.
Dia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap meningkatnya ketegangan sosial dalam beberapa tahun terakhir.
"Ketidakpuasan terhadap kebijakan Pemerintah dan masalah ekonomi sering kali menjadi pemicu konflik. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan ini," ujarnya.
Gus Farkhan menekankan peran strategis ulama dalam membimbing ummat. "Ulama memiliki pengaruh besar dalam membentuk pandangan dan perilaku masyarakat. Sinergi antara ulama dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan nasional ke depan dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," tuturnya.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mengajak semua elemen masyarakat, termasuk Pemerintah dan rakyat, untuk berkolaborasi.
Gus Farkhan berharap, melalui MRI, kolaborasi yang lebih erat dapat terwujud, sehingga semua pihak dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.
"Terlebih Brigjend Rahmat selain aktif di TNI beliau dikenal sebagai tokoh yang peduli terhadap dunia pendidikan dan kemasyarakatan," ungkap Gus Farkhan.
Baca juga : Dilantik Presiden, Menhan & Wamenhan Resmi Pimpin Dewan Pertahanan Nasional
Lebih lanjut, Gus Farkhan menjelaskan bahwa dengan adanya inisiatif ini, diharapkan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dapat teratasi secara lebih efektif. Sehingga menciptakan stabilitas yang diperlukan untuk kemajuan Indonesia.
Sebelumnya, sebagai pimpinan MRI, Gus Farkhan banyak didorong oleh para ulama untuk meneruskan posisi Gus Miftah Maulana Habiburrahman yang telah mengundurkan diri dari posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Namun, pada kesempatan ini Gus Farkhan menegaskan bukan dalam agenda tersebut. Ia silaturahmi yang memang menjadi agenda rutin MRI, yaitu membangun hubungan baik antara semua elemen di Indonesia termasuk TNI.
"MRI akan terus berupaya untuk membangun hubungan baik antar elemen demi menjaga persatuan dan kesatuan. Agar pembangunan nasional ke depan bisa semakin lancar dan membawa Indonesia menjadi negara yang makin baik dan maju," tutup Gus Farkhan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.