RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kekuatan militer dan kepolisian dalam menjaga kedaulatan negara dari ancaman keamanan. Menurutnya, pelemahan institusi pertahanan dan keamanan adalah strategi licik yang kerap digunakan untuk menghancurkan suatu negara.
“Saudara-saudara harus tahu, kalau sebuah negara hendak dihancurkan, siap-siap lawan akan memperlemah tentara, polisi, dan intelijen,” ujar Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (31/1).
Baca juga : Kapolri: Rapim TNI-Polri Bahas Penguatan Ekonomi Dan Ketahanan Pangan
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Kepala Negara menggarisbawahi bahwa kegagalan sebuah bangsa kerap diawali dengan melemahnya institusi militernya. “Biasanya, ciri khas negara yang gagal adalah tentara dan polisi yang gagal,” tegasnya.
Dalam forum yang dihadiri petinggi TNI dan anggota Polri tersebut, Prabowo mengapresiasi kerja keras Panglima TNI, Kapolri, kepala staf, serta seluruh jajaran pertahanan dan keamanan, baik di pusat maupun daerah.
Baca juga : Ekonomi Penuh Tantangan Politik Sangat Terkendali
“Suatu institusi yang terdiri dari ratusan ribu orang tidak mudah untuk dibina, tidak mudah untuk dikendalikan,” tuturnya. Namun, meski menghadapi berbagai keterbatasan, aparat tetap berkomitmen menjaga stabilitas negara.
Presiden juga mengingatkan bahwa militer dan kepolisian memegang peran strategis dalam sistem kenegaraan. Sebagai penjaga utama keamanan nasional, kedua institusi ini memiliki monopoli penggunaan kekuatan fisik dan senjata atas mandat negara.
Baca juga : Prabowo Tebar Pujian Menteri Tepuk Tangan
Oleh karena itu, Prabowo menekankan agar TNI-Polri tetap solid dan waspada terhadap ancaman yang berupaya melemahkan institusi pertahanan dan keamanan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.