BREAKING NEWS
 

Dua Perwira TNI AL Berpotensi Jadi Kasal, Siapa yang Bakal Dipilih Prabowo?

Reporter & Editor :
FAZRY
Kamis, 6 Februari 2025 20:16 WIB
Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksamana Madya TNI Irvansyah (kanan), dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma. (Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dua nama perwira TNI Angkatan Laut (AL) mencuat sebagai kandidat potensial untuk menduduki jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL).

Dua nama itu adalah Kepala Badan Keamanan Laut (Kabakamla) Laksamana Madya TNI Irvansyah, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma.

Laksamana Purnawirawan Bernard Kent Sondakh, mantan KSAL era Presiden Megawati Soekarnoputri menilai, Laksdya Erwin sangat layak untuk menduduki posisi KSAL.

“Kalau pertanyaan apakah layak, maka jawabnya sangat layak,” kata Kent Sondakh kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

Menurutnya, Erwin adalah sosok yang memiliki integritas tinggi.

"Laksdya Erwin pintar, moral bagus, jujur, low profile, santun, dan telah melewati jenjang karier yang sempurna," ujar Kent Sondakh.

Baca juga : Beban Finansial Rakyat Bakal Semakin Berat...

Diketahui Bernard Kent Sondakh adalah orang dekat Megawati. Ia juga ikut aktif mendukung pasangan Ganjar-Mahfud saat pilpres 2024.

Selain Kent Sondakh, dukungan juga datang dari mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Laksamana Muda TNI Soleman B. Ponto.

Menurut Soleman, Erwin adalah sosok yang paling tepat untuk menggantikan Laksamana Muhammad Ali sebagai KSAL.

“Wakil KSAL itu seperti putra mahkota, jadi harusnya dia yang menggantikan,” kata Soleman.

Pengamat Pertahanan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yulis Susilawaty, juga memberikan apresiasi kepada kedua nama tersebut.

Adsense

Menurutnya, baik Kabakamla Irvansyah maupun Wakasal Erwin memiliki keunggulan dalam hal pengalaman operasional dan penegakan hukum maritim, serta kontribusi mereka dalam pembinaan kekuatan dan postur TNI AL.

Baca juga : Program Makan Bergizi Dicibir, Siswa SMA Rame-rame Bela Prabowo

“Baik Kabakamla maupun Wakasal memiliki kompetensi yang relevan untuk menjadi KSAL. Mereka telah menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia,” kata Yulis.

Yulis menambahkan bahwa calon KSAL harus memahami prioritas program Presiden Prabowo terkait potensi Indonesia sebagai negara maritim.

Selain itu, pengelolaan alutsista baru-baru ini, termasuk hibah alutsista, perlu dipikirkan oleh sosok dengan kapabilitas tinggi, yang menurutnya dimiliki oleh kedua kandidat tersebut.

Ketika ditanya mengenai siapa yang paling layak, Yulis menganggap Wakil KSAL sebagai pilihan terbaik karena posisinya yang langsung di bawah KSAL, memungkinkannya untuk memahami tugas-tugas dan program-program strategis TNI AL.

"Tentu Wakasal yang paling tepat, karena dia sudah memahami tugas KSAL, apalagi dalam penyusunan program terkait Angkatan Laut, Wakasal pasti dilibatkan," ujar Yulis, yang juga Peneliti di Indonesia Public Institute.

Sementara itu, Kasal Laksmana TNI Muhammad Ali yang lahir pada 9 April 1976, diperkirakan akan purna tugas pada 1 Mei 2025, jika ia menjabat hingga akhir masa tugasnya.

Baca juga : Sudah 20 Tahun Jalani MBG, Jepang Tertarik Dukung Program Prabowo

Berdasarkan informasi yang beredar, kemungkinan penggantian Kasal akan terjadi beberapa hari atau minggu sebelum masa purna tersebut.

Dalam proses penggantian, penentuan kandidat pengganti Kasal akan mempertimbangkan masa tugas yang tersisa masing-masing kandidat.

Kandidat yang memiliki masa tugas lebih panjang akan menjadi pertimbangan utama. Namun, konstelasi ini bisa berubah sesuai dengan dinamika di Istana dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi keputusan pengangkatan.

Dengan adanya kemungkinan kenaikan pangkat dari bintang dua ke bintang tiga dalam waktu dekat, konstelasi kandidat yang berpeluang mengisi posisi Kasal bisa semakin berkembang.

Semua itu akan ditentukan berdasarkan pertimbangan akhir dari pemangku kebijakan, dengan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keputusan akhir.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense