Sebelumnya
Investasi Baru
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono mengatakan, IKN mendapatkan investasi baru sebesar Rp 1,25 triliun dari lima perusahaan. Kelima perusahaan itu adalah Balikpapan Ready Mix Nusantara, PT Berkah Bersinar Abadi, PT Brantas Abipraya, PT Puri Persada Lampung, dan Universitas Negeri Surabaya.
Agung menjelaskan, kelima perusahaan itu akan membangun hotel, perkantoran, universitas, dan kawasan mixed-use atau konsep pengembangan properti yang menggabungkan berbagai fungsi dalam satu wilayah.
Baca juga : Gerindra Pastikan Komunikasi Prabowo-Mega Tetap Hangat
“Lima pelaku usaha menandatangani PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan nilai investasi di tahap pertama Rp 1,25 triliun,” ujar Agung.
Pada PKS sebelumnya, biasanya pengusaha diberi waktu selambat-lambatnya 18 bulan untuk melakukan pembangunan. Namun, pada PKS kemarin, lima perusahaan tersebut telah bersepakat untuk memulai pembangunannya pada tahun ini.
Agung menyebutkan, kesepakatan tersebut merupakan bentuk memberi keyakinan bahwa infrastruktur di IKN terus berjalan. Termasuk pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang infrastrukturnya dikerjakan tahun ini. “Sehingga, kami harap bersamaan antara infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah dan investor yang membangun fasilitasnya ini, bisa berjalan lebih jauh,” lanjutnya.
Baca juga : Kemenkum Ajukan Amnesti Tujuh Anggota KKB Papua
Penandatanganan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penjajakan Minat Pasar dalam Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sektor Perumahan. Inisiatif ini dilakukan sesuai arahan Prabowo yang mendorong keterlibatan lebih banyak investor swasta dalam pembangunan infrastruktur di IKN, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PPN Nomor 6 Tahun 2022.
Dengan adanya komitmen investasi ini, dia berharap, pembangunan IKN berjalan lebih cepat dan optimal, sehingga target operasional sebagai ibu kota baru Indonesia pada tahun 2028 dapat tercapai sesuai rencana.
Diketahui, sepanjang tahun 2023 dan 2024 sudah ada investasi langsung dari swasta senilai Rp 58,4 triliun melalui delapan kali groundbreaking. Di antaranya dari PT Makmur Berkah Hotel senilai Rp 950 miliar untuk membangun hotel bintang lima, PT Citadel Group Indonesia senilai Rp 3,97 triliun untuk pembangunan townhouse dan mixed use di lahan 2,17 hektare. [BYU/MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.