RM.id Rakyat Merdeka - Partai Amanat Nasional (PAN) menginginkan retreat kepala daerah kembali digelar 2026. Keinginan ini, selaras dengan pernyataan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya yang menyatakan Prabowo ingin retreat kepala daerah kembali di tahun depan.
"PAN setuju dan mendukung penuh rencana Presiden Prabowo jika ada rencana retreat kepala daerah 2026 nanti dalam rangka untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) program," kata Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, Sabtu (1/3/2025).
Wakil Menteri Transmigrasi ini mengatakan, retreat kepala daerah bisa dijadikan ajang untuk bersinergi dengan kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, retreat tahun depan akan menjadi forum strategis bagi kepala daerah untuk meningkatkan kelembagaannya.
“Retreat 2026 akan menjadi forum strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah sehingga diharapkan realisasi program dan kebijakan dapat berjalan secara efektif, efisien, tidak tumpang-tindih, tepat sasaran, tepat lokasi, dan berdaya guna bagi masyarakat," ujarnya.
Baca juga : Danantara Bisa Jadi Juara Tingkat Dunia
Soal lokasi, Viva menilai Akademi Militer merupakan tempat yang tepat untuk menyelenggarakan retret.
"Di Akmil Magelang saya rasa sudah representatif. Dan bisa juga Akmil akan menjadi tempat yang akan dicatat sejarah dalam membangun peradaban Indonesia ke depan," katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menilai kegiatan retreat kepala daerah ini turut menjaga politik di Indonesia tetap kondusif dan inklusif. Hal itu, dapat dilihat dari pertemuan para tokoh seperti Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), saat retreat Kepala Daerah.
"Saya melihat pertemuan para tokoh politik di Magelang ini sebagai upaya menunjukkan bahwa politik di Indonesia bisa dengan teduh dan harmonis. Saya juga melihat Pak Prabowo berupaya merangkul semua pihak," ujar Eddy.
Baca juga : Barcelona Vs Real Sociedad, Blaugrana Wajib Menang
Eddy menilai suasana pertemuan yang cair di antara para pemimpin bangsa dapat meredam ketegangan politik yang berpotensi meningkat. Harapannya, para elite politik terus bersinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ini kabar baik karena menunjukkan dinamika politik bisa dikelola dengan baik. Suasana pertemuan kemarin juga sangat akrab, mencerminkan semangat kebersamaan para pemimpin kita," katanya.
Sebelumnya, Wamendagri Bima Arya mengungkap keinginan Presiden Prabowo Subianto agar kembali menggelar retreat pada 2026. Bima Arya mengatakan keinginan Prabowo itu untuk membuktikan tidak omon-omon.
"Presiden mengapresiasi penyelenggaraan retret ini. Bahkan beliau meminta Kemendagri untuk kembali menyelenggarakan retreat ini pada tahun 2026," kata Bima Arya kepada media di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (28/2/2025).
Baca juga : James-Doncic Makin Digdaya
Bima Arya mengatakan Retreat 2026 itu digelar untuk mengevaluasi target-target yang diberikan Presiden. Target tersebut di antaranya soal swasembada pangan dan hilirisasi.
"Supaya mengevaluasi target-target yang beliau berikan. Kata beliau, supaya kita semua jangan omon-omon saja. Supaya terbukti bahwa Presiden tidak hanya omon-omon, kepala daerah tidak omon-omon, maka Kepala Daerah 2026 kita targetkan ada retret lagi," ujarnya.
Dia mengatakan usulan retreat di antara tahun 2026 atau 2027. Dia mengatakan evaluasi yang dilakukan harus berdasarkan angka. Bima Arya menyebut, retreat 2026 kembali diikuti seluruh kepala daerah. Kemungkinan retreat ini kembali digelar di Akmil Magelang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.