Dark/Light Mode

Kelola Aset Jumbo

Danantara Bisa Jadi Juara Tingkat Dunia

Minggu, 2 Maret 2025 07:10 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025). Sebagai badan investasi dan mengelola aset jumbo, Danantara bisa jadi juara di tingkat dunia.

Danantara merupakan Ba­dan Pengelola Investasi (BPI) nasional yang bertugas mengelo­la aset negara yang dipisahkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Danantara juga menjadi instrumen pembangunan nasional yang akan mengoptimalkan cara kita mengelola kekayaan Indo­nesia, agar memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian,” ujar Prabowo.

Prabowo berharap, Danantara akan mengubah cara pengelo­laan kekayaan negara agar lebih efisien dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dia menegaskan, dalam 100 hari pertama Kabinet Merah Putih, Pemerintah telah berhasil mengamankan lebih dari Rp 300 triliun dari penghematan anggaran, serta hampir 20 miliar dolar AS dari skema Devisa Hasil Ekspor (DHE).

Baca juga : Prabowo Bikin Rakyat Happy

Dana tersebut akan dikelola oleh Danantara untuk diinvesta­sikan dalam 20 proyek nasional guna mempercepat industrialisasi dan hilirisasi.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengungkapkan, total aset awal Danantara mencapai 900 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14.670 triliun, yang berasal dari peng­gabungan aset berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Kita akan menginvestasikan dividen BUMN ke industri yang mendorong pertumbuhan jangka panjang. Kita ingin lebih banyak BUMNIndonesia masuk dalam daftar Fortune 100,” tegasnya.

Prabowo juga memastikan, Danantara akan dikelola secara transparan dan bebas korupsi, sejalan dengan komitmen Pe­merintah memberantas tindak pidana korupsi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran Danantara akan menjadi instrumen strategis dalam menarik investasi asing, serta memperkuat pembiayaan proyek infrastruktur.

Baca juga : Puan Klaim Bawa Pesan Mega

“BPI Danantara bakal men­dorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” ujar Airlangga.

Danantara akan dikelola oleh dua struktur utama, yaitu Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana. Dewan Pengawas bertugas mengawasi operasional. Sedangkan Badan Pelaksana akan men­jalankan investasi Danantara.

Ekonom dari Center of Eco­nomic and Law Studies (Ce­lios) Nailul Huda mengatakan, dengan pengelolaan yang tepat, Danantara bisa menjadi game changer investasi dari BUMN.

“Dengan peningkatan investa­si yang signifikan, pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sesuai target Pemerintah harusnya bisa direalisasikan,” kata Nailul.

Ekonom senior dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indone­sia (LPPI) Ryan Kiryanto berharap, Danantara menjadikan BUMN anggotanya sebagai pemimpin di sektornya masing-masing.

Baca juga : Kasian, 10 Ribu Karyawan Sritex Jadi Pengangguran

“Dengan total aset yang jumbo, masing-masing industri dalam Danantara bisa menjadi juara di tingkat dunia,” ujarnya.

Ryan menambahkan, kehadiran Danantara akan menun­jukkan kepada pasar global, Indonesia kini memiliki lembaga investasi kuat dengan kapasitas besar untuk menopang pertum­buhan ekonomi nasional. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.