RM.id Rakyat Merdeka - Banjir yang melanda Kota Bekasi, Jawa Barat sejak Selasa (4/3/2025) dilaporkan telah surut total.
Jumat (7/3/2025), warga mulai membersihkan rumah dan lingkungannya dari lumpur dan material sisa banjir.
Baca juga : Banjir Jakarta Surut, BPBD Ingatkan Warga Waspadai Hujan Lebat Hingga 11 Maret
Namun, total 284 warga masih mengungsi di beberapa titik pengungsian. Rinciannya, 205 orang mengungsi di Gudang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jatiasih, 50 orang di Lengkak dan GPM, dan 29 orang di Gedung PGRI Bekasi Selatan.
"Satu orang masih dilaporkan hilang atas nama Bapak Apto, usia 44 tahun," jelas BNPB dalam keterangan yang dipublikasikan melalui Facebook, Sabtu (8/3/3025).
Baca juga : Pastikan Kualitas BBM Sesuai Standar, Jaksa Agung Minta Masyarakat Tenang
Cuaca di lapangan saat ini dilaporkan cerah berawan. BNPB masih terus melakukan pendampingan penanganan darurat di lapangan dengan mengaktivasi posko terpadi penanggulangan bencana, memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, dan melaksanakan operasi modifikasi cuaca.
Di Kabupaten Bekasi, banjir masih menggenangi beberapa wilayah, dengan tinggi muka air antara 10-60 cm. Antara lain di Kecamatan Babelan dan Kecamatan Kedung Waringin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.