Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Kecilin Buka Suara soal co-Founder Farrel yang hilang di Yogya
Rabu, 19 Februari 2025 20:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan CEO perusahaan rintisan atau startup Kecilin, Christopher Farrel Millenio Kusumaz dikabarkan hilang sejak lima hari yang lalu.
Corporate Manager Kecilin, Muhammad Farhan menyatakan, Farrel sudah tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan tersebut.
“Christopher Farrel Millenio Kusuma memang merupakan pendiri dan pernah menjabat CEO perusahaan rintisan Kecilin, namun yang bersangkutan sudah tidak terlibat dalam bisnis perusahaan sejak 2023. Kami juga tidak memiliki informasi terkait yang bersangkutan sejak saat itu,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (19/2/2025).
Kecilin merupakan aplikasi penghemat kuota pertama di dunia untuk pengguna Android. Kecilin mengembangkan algoritma yang dapat mengurangi ukuran data (data compression), termasuk video, gambar, dokumen, hingga teks tanpa kehilangan kualitasnya.
Baca juga : Komisi V Harap Pemotongan Anggaran Tak Menyasar yang Bersentuhan dengan Rakyat
Selain berfungsi untuk memperkecil penggunaan kuota internet, aplikasi ini menawarkan beberapa fitur, seperti layanan streaming tanpa buffering.
Sebelumnya, Christopher Farrel Millenio Kusuma dilaporkan hilang di Pantai Pandan Payung, Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sejumlah barang Farrel ditemukan di kawasan Pantai Pandan Payung, Kretek, Bantul.
Berdasarkan berita Detikcom, di antara barang milik Farrel, ada delapan surat yang berisi sejumlah pesan.
Baca juga : Cititrans Buka Rute Baru Bandara Juanda-Malang (PP)
Peristiwa ini berawal dari penemuan beberapa barang seperti ponsel hingga dompet di Pantai Pandan Payung, Bantul.
Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kretek pada Sabtu (9/2/2024). Barang di dalam bungkusan kresek berwarna putih itu antara lain satu ponsel Xiaomi, sepasang sepatu warna hitam, jaket jamper warna hitam, kaus hitam, dan delapan lembar surat berisi pesan permintaan maaf.
"Benar, awalnya itu ada penemuan barang hilang di Pantai Pandan Payung yang terbungkus dalam kresek warna putih. Di dalamnya ada dompet berisi identitas atas nama Christopher Farrel Millenio Kusuma," kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.
Namun untuk detail isi surat, Jeffry belum bisa membeberkannya. Menurutnya surat tersebut masih bagian dari penyelidikan sehingga belum bisa dipublikasikan karena merupakan salah satu barang bukti.
Baca juga : Cinta Quran Foundation Resmi Bangun Masjid As-Sholihin di Yokohama, Jepang
"Benar ada delapan lembar surat permintaan maaf kepada keluarga. Tapi mohon maaf belum bisa dipublikasikan karena bagian dari pemeriksaan dan barang bukti," jelas Jeffry.
Jeffry hanya mempublikasikan halaman terakhir dari surat tersebut. Isinya berupa permintaan untuk menghubungi keluarga Farrel, terutama kepada ibu dan istrinya. Permintaan itu dituliskan dalam tiga baris.
Sebagai penutup, Farrel membubuhkan namanya pada akhiran surat. Bertulis 'Ch Farel mk'.
"Di akhir surat meminta agar menghubungi keluarganya jika menemukan surat yang ditulis. Tulisannya, 'Bagi yang menemukan surat ini, tolong hubungi Ibu saya dan istri. Ch Farel mk'. Itu isi penutup suratnya," tutup Jeffry.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya