BREAKING NEWS
 

GPK Sambut Positif Penguatan Polri Di RUU KUHAP

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Rabu, 12 Maret 2025 19:12 WIB
Ketua Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK) Abdullah Kelrey. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Kelrey menekankan pemisahan yang jelas antara tugas penyidikan oleh kepolisian dan tugas penuntutan oleh kejaksaan. Hal ini bertujuan mencegah konsentrasi kekuasaan yang berlebihan di satu lembaga.

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan yang telah terjalin selama ini sebaiknya tidak diubah menjadi aturan konstitusional yang terlalu mengikat.

Sebaliknya, mekanisme pengawasan internal dapat menjadi solusi yang lebih efisien tanpa mengganggu tatanan hukum yang ada. "Sudah ada dapurnya masing-masing," sebutnya.

Baca juga : Perusahaan Dunia Sambut Positif Hadirnya Danantara

Lebih jauh, Kelrey menyakini kinerja Polri semakin bagus di tengah masyarakat. Bukti terbaru muncul hastag atau tagar untung ada Polisi.

"Jadi kalau orang bilang kok kerja polisi hari ini lain nggak bagus jelek dan lain sebagainya itu mereka lihatnya oknum. Mereka tidak melihat bahwa institusi atau instansi Polri itu secara keseluruhan. Ada masalah apapun, orang carinya Polisi mulai pohon tumbang, orang berantem, masalah konflik di desa hingga di depan Istana," ujarnya.

Kelrey menyarankan kepada Polri agar diam saja jika ada pihak yang berupaya mendeskreditkan atau memberikan kritikan negatif terhadap Polri. Dan tunjukkan saja dengan kinerja positif yang membantu masyarakat.

Baca juga : Akademisi UI: Penguatan Dominus Litis Revisi KUHAP Tingkatkan Efektivitas Gakkum

"Banyak itu Polisi yang diberi amanah dan dipercaya masyarakat jadi Ketua RT. Luar biasa sekali sambutan rakyatnya," bebernya.

Ia berpesan agar Polri terus menjadi garda terdepan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di era modernisasi atau era digital modus kejahatan semakin berkembang. Maka itu, peran Polri harus diperkuat di RUU KUHAP.

"Apalagi hari ini modus kejahatan itu sangat luar biasa, maka peran Polri itu perlu ditingkatkan di RUU KUHAP. Dan pesan saya terakhir tentang kondisi saat ini, Polisi harus semangat," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense