BREAKING NEWS
 

Wow! 19 Perusahaan Korsel Siap Guyur Investasi Ratusan Triliun Ke Indonesia

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Senin, 28 April 2025 21:43 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/4). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

RM.id  Rakyat Merdeka - Hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan kian menguat. Sebanyak 19 perusahaan besar asal Negeri Ginseng menggelontorkan investasi senilai Rp 269 triliun di Indonesia. Tidak berhenti di situ, mereka juga berencana menambah investasi baru sekitar Rp 30 triliun dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/4). 

“Dari 19 grup perusahaan tersebut, total investasinya hampir 15,4 miliar dollar AS, di samping itu mereka akan ada rencana tambahan sebesar 1,7 miliar dollar AS,” ujar Airlangga. 

Ia menegaskan, investasi tersebut tersebar di berbagai sektor strategis, dari industri petrokimia hingga pertambangan dan teknologi. Salah satu proyek besar yang dilaporkan adalah pembangunan pabrik petrokimia oleh Lotte Chemicals di Cilegon, Banten.

Baca juga : LPH Hidayatullah Siap Jadi Motor Penggerak Peradaban Halal Indonesia

Airlangga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo secara prinsip menyetujui partisipasi Indonesia dalam proyek ini. “Presiden telah memberi tugas kepada Danantara untuk melakukan kajian lebih lanjut,” kata Airlangga. Pabrik raksasa tersebut direncanakan rampung dan mulai beroperasi pada September atau Oktober mendatang.

Selain Lotte, perusahaan baja Korea Selatan, Posco, juga memperkuat kolaborasinya dengan Krakatau Steel. Mereka kini memasuki fase kedua kerja sama yang menargetkan produksi hingga 10 juta ton baja. 

“Fase pertama sudah selesai, dan fase kedua diharapkan terintegrasi lebih dalam lagi,” kata Airlangga. Ekspansi ini sekaligus memperkokoh Indonesia sebagai basis produksi baja di kawasan Asia Tenggara.

Adsense

Di sektor energi baru terbarukan dan kendaraan listrik, Ecopro, perusahaan asal Korea Selatan, telah menginvestasikan hampir 500 juta dollar AS di Morowali, Sulawesi Tengah. Mereka memproduksi precursor katoda dan nikel smelter untuk bahan baku baterai kendaraan listrik. 

Baca juga : Wow, Ronaldo Bakal Digaji Rp3,8 Triliun Per Musim

Sementara itu, KCC Glass memperluas pabrik kaca mereka di Batang, Jawa Tengah, sekaligus meminta dukungan pemerintah terkait pasokan gas bumi dengan harga tertentu.

Tidak hanya industri berat dan energi, investasi Korea juga menyentuh sektor teknologi kesehatan. Perusahaan SK Group tengah membangun fasilitas produksi plasma konvalesen di Cikarang, Jawa Barat, guna memenuhi kebutuhan plasma darah dalam negeri. Di sektor pertahanan, perusahaan Songsan menjajaki kerja sama produksi amunisi dengan Indonesia.

Airlangga menyebutkan, perusahaan LX International juga memperkuat investasinya di sektor batubara, nikel, dan perkebunan, dengan nilai ekspansi yang diperkirakan mencapai 12 miliar dollar AS. “Semua perusahaan itu menyampaikan komitmennya untuk terus memperbesar kontribusi di Indonesia,” ujarnya.

Dalam pertemuan, para pengusaha Korea juga menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pemerintah Indonesia dalam menerima aspirasi dan rencana ekspansi mereka. 

Baca juga : Respons Perang Dagang Trump, Sikap Independen Indonesia Sudah Tepat

“Pertemuan dengan Bapak Presiden yang berjalan secara terbuka dan Bapak Presiden mendengar satu persatu,” kata Airlangga. Dukungan penuh dari pemerintah dinilai menjadi faktor penting yang memperkuat kepercayaan investor asing terhadap iklim usaha di Tanah Air.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan delegasi pengusaha Korea Selatan yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (FKI) di Istana Merdeka, Jakarta.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Besar Istana Merdeka pada pukul 11.15 WIB, dihadiri 19 tamu undangan dari kalangan pimpinan utama industri Korea, termasuk dari Hyundai Motor Group dan Lotte Group.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense