BREAKING NEWS
 

Masih Di Luar Negeri, Gerak-gerik MRC Dipantau Kejagung

Reporter : BHAYU AJI PRIHARTANTO
Editor : SISWANTO
Sabtu, 12 Juli 2025 08:00 WIB
Mengenakan rompi tahanan, inilah delapan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang tahun 2018 sampai 2023, usai diperiksa Kejaksaan Agung, Kamis (10/7/2025). (Foto: Dok. Kejagung)

 Sebelumnya 
Langkah Kejagung mentersangkakan MRC dan kawan-kawan, dapat pujian dari Mahfud MD. Eks Menkopolhukam itu menyebut Kejagung menjalankan tugas dengan berani dan tegas.

"Bravo untuk Kejaksaan Agung yang telah menetapkan 9 TSK baru untuk kasus tata kelola minyak mentah PT Pertamina," tulis Mahfud melalui akun media sosial X @mohmahfudmd, Jumat (11/7/2025).

Menurutnya, Jaksa Agung ST Burhan­uddin telah menepati janjinya untuk membongkar jaringan mafia minyak di dalam negeri. Meski sebagian pihak menuding Korps Adhyaksa hanya pen­citraan, Mahfud bilang tidak ada yang salah. Bahkan, menurutnya, pencitraan itu penting asalkan pejabat negara itu bisa melakukan tugasnya dengan baik.

Baca juga : PKS Puji Prabowo Urus Koperasi

"Memang semua institusi dan pejabat harus melakukan pencitraan. Yakni bekerja dengan baik dan penuh integritas agar citra diri dan lembaganya menjadi baik dan kredibel," cuit Mahfud MD.

Koordinator Masyarakat Anti Ko­rupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berharap, dengan penetapan MRC sebagai tersangka, Kejagung mengusut tuntas jaringan mafia min­yak di dalam negeri. Dia bilang, hal itu penting dilakukan untuk memutus rente perdagangan minyak.

"Aku berharap dan yakin ini akan perbaiki tata kelola minyak menjadi lebih baik dan akan makin menjauhkan dari korupsi," singkatnya, semalam.

Baca juga : Tokoh Muda Usulkan Solusi Jalan Tengah

Diketahui, Kejagung telah mene­tapkan 18 tersangka dalam kasus korupsi minyak mentah yang ditaksir merugikan negara sampai Rp 193,7 triliun. Dua di antaranya adalah MRC dan anaknya, MKAR.

Lainnya adalah AN (VP Supply dan Distribusi PT Pertamina 2011–2015), HB (Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina 2014), TN (SVP Integrated Supply Chain 2017-2018), dan DS (VP Crude and Product PT Pertamina 2018-2020).

Kemudian HW (mantan SVP Inte­grated Supply Chain); AS (Direktur Gas, Petrochemical & New Business PT Pertamina International Shipping); MH (Senior Manager PT Trafigura); IP (Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi).

Baca juga : Kantor GoTo Digeledah, Kejagung Sita Dokumen Dan Flash Disk

Sisanya adalah AN (VP Supply dan Distribusi PT Pertamina 2011-2015), HB (Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina 2014), TN (SVP Integrated Supply Chain 2017-2018), dan DS (VP Crude and Product PT Pertamina 2018-2020).

Lalu HW (mantan SVP Integrated Supply Chain); AS (Direktur Gas, Petrochemical & New Business PT Pertamina International Shipping); MH (Senior Manager PT Trafigura); dan IP (Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi). [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense