BREAKING NEWS
 

JAMAN Dorong Keterwakilan Perempuan Lebih dari 50 Persen di Parlemen

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 16 Agustus 2025 15:56 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) mendorong tingkat keterwakilan perempuan lebih dari 50 persen di parlemn. Sebab, perempuan pun punya peran yang lebih besar untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Kalau selama ini ada narasi kuota perempuan 30 persen, saya pikir masih kurang. Karena jumlah perempuan di Indonesia itu lebih banyak daripada laki-laki. Jadi, tentunya kalau diberikan kuota, harusnya lebih dari 50 persen," kata Ketua Umum JAMAN Iwan Dwi Laksono dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) JAMAN ke-18 di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Karenanya dalam momentum HUT ke-80 RI dan HUT ke-18, JAMAN mengusung tema 'Arah Baru' yang mencakup penguatan ekonomi lokal melalui UMKM, koperasi, dan pertanian berbasis komunitas, transformasi digital rakyat.

"Dengan pelatihan teknologi untuk petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro; kedaulatan energi dan pangan melalui hilirisasi sumber daya alam dan penguatan riset nasional; reformasi politik partisipatif dengan mendorong keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan; serta kolaborasi lintas sektor antara masyarakat sipil, pemerintah, swasta, dan akademisi," paparnya.

Baca juga : Pemerintah Dorong Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Pada kesempatan ini, JAMAN pun resmi mendirikan organisasi sayap khusus kaum perempuan yakni JAMAN Perempuan Indonesia (JAPRI).

Nantinya, organisasi baru ini bakal memberikan advokasi dan edukasi kepada masyarakat untuk mendorong keterwakilan perempuan di berbagai sektor.

Iwan menambahkan, pihaknya ingin agar perempuan diberikan peran lebih besar dalam kepentingan bangsa dan negara ini.

Adsense

Mereka bakal terjun langsung di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan advokasi dan edukasi.

Baca juga : RI-Selandia Baru Gaspol Kerja Sama Perdagangan

Saat ini, JAPRI baru ada di Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Nusat Tenggara Barat. Nantinya bakal berkembang seperti JAMAN yang sudah ada di 36 provinsi serta di 274 kota dan kabupaten.

Misi utama JAPRI linear dengan misi utama JAMAN, yakni kemandirian dalam pangan, energi, maritim, ilmu pengetahuan dan teknologi, juga industri nasional.

"Karena dari lima tersebut, perempuan pun harus punya peran di setiap misi itu. Selain advokasi, nantinya JAMAN dan JAPRI juga mendorong peran serta perempuan untuk mewujudkan kelima misi itu," imbuhnya.

Iwan mengklaim, misi organisasinya sejalan dengan misi Pemerintah saat ini dalam mengentaskan kemiskinan lewat berbagai programnya, di antaranya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

Baca juga : Proyek MRT Dan LRT Topang Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Di Atas 5 Persen

"Tolong lebih diberdayakan lagi kaum perempuan di berbagai program tersebut," katanya.

Iwan juga menyampaikan harapannya pada 18 tahun JAMAN, yang selama ini telah memiliki peran di pemerintahan dan masyarakat. Dia berharap, para Jamaners–sebutan anggotanya–untuk terus memberi peranan penting.

"Selain itu, selama ini tidak hanya melakukan advokasi kepada masyarakat secara langsung. Juga memberikan kontribusi kepada masyarakat dan bangsa agar lebih maju lagi," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense