BREAKING NEWS
 

Ratusan Buruh KSPSI Gotong Royong Perbaiki Gedung Grahadi Surabaya

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 3 September 2025 15:42 WIB
Buruh KSPSI gotong royong bersihkan dan perbaiki Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: KSPSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) terjun langsung membenahi Gedung Negara Grahadi, Surabaya, yang mengalami kerusakan pasca aksi demonstrasi, Rabu (3/9/2025).

Aksi gotong royong ini diinstruksikan langsung oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea sebagai bentuk kepedulian buruh terhadap fasilitas publik sekaligus simbol kebersamaan untuk mengembalikan kondusifitas pasca kericuhan.

Kegiatan ini diikuti anggota KSPSI dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan daerah sekitarnya.  Aksi bersih-bersih Gedung Negara Grahadi dipimpin langsung Ketua DPD KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi dan Ketua DPC KSPSI Kota Surabaya Dendy Prayitno. 

Baca juga : Kaesang Bantah Isu Pembenturan, PSI Full Dukung Pemerintahan Prabowo

Para buruh terlihat membersihkan puing dan memperbaiki bagian bangunan yang rusak. Ketua DPD KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai wujud tanggung jawab moral buruh untuk menjaga aset negara sekaligus memastikan suasana kota kembali kondusif.

Adsense

"Aksi buruh ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk kembali merajut persatuan pasca situasi yang sempat memanas," katanya. 

Ketua DPC KSPSI Kota Surabaya Dendy Prayitno menyebut aksi ini merupakan instruksi langsung dari Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Ia menegaskan bahwa buruh tidak hanya berkutat dengan urusan hak, tetapi juga punya tanggung jawab sosial menjaga lingkungan.

Baca juga : Ojol Dan Warga Bersihkan Pos Polisi Yang Dibakar Massa Di Surabaya

"Karena itu, kami KSPSI tidak hanya menuntut hak saja, melainkan juga ingin memelihara situasi kondisi yang kondusif," kata Dendy.

Selain kebersihan, KSPSI menekankan pentingnya merawat infrastruktur dan bangunan bersejarah seperti Gedung Negara Grahadi. Menurut Dendy, gedung yang menjadi cagar budaya harus dijaga agar tetap nyaman dan terawat. Sementara, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menambahkan, aksi ini menunjukkan komitmen buruh untuk hadir tidak hanya ketika menuntut hak, tetapi juga ketika bangsa membutuhkan.

"Gedung Grahadi adalah ikon Jawa Timur. Kami ingin memastikan bahwa buruh ada di garda depan, bukan hanya untuk memperjuangkan kepentingan pekerja, tetapi juga menjaga persatuan bangsa," kata Andi Gani.

Baca juga : Ojol Dan Warga Surabaya Gotong Royong Bersihkan Pos Polisi Yang Dibakar Massa

Andi Gani mengaku sudah mengeluarkan Instruksi tegas untuk membela diri jika ada perusuh masuk ke dalam wilayah-wilayah industri dan menyakiti buruh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense